Rose baru saja bangun dari tidur nyenyaknya. Ia baru sadar kalau ia tidur sambil memeluk lukisan yang ia dapat semalam di kamarnya itu. Ia meletakkan lukisan itu dan beranjak dari ranjangnya.
"Aku lapar" ujar Rose sambil memegang perut kecilnya
Rose melangkahkan kakinya keluar dari kamar dan menuju ke lantai bawah lebih tepatnya ke dapur.
"Aku akan membuat sarapan untukku dan Taehyung" ujar Rose yang kini menggunakan sebuah celemek masak di tubuhnya sendiri
Rose sangat fokus dengan membuat sarapan untuknya dan juga untuk Taehyung. Ya sebagai rasa terima kasihnya kepada Taehyung karena mengizinkannya untuk tinggal di rumahnya ini.
"Selesa!" Seru Rose yang kemudian membawa makanan tersebut ke meja makan lalu mendudukkan dirinya di kursi. Bersiap untuk sarapan.
...
"Hati hati ya Jimin. Jaga kesehatan disana" ujar Seulgi kepada Jimin yang akan berangkat ke Seoul sebentar lagi
"Pasti, sayang. Kalau begitu aku masuk dulu. Bye, my bear" ujar Jimin yang mencium kening Seulgi sebentar lalu melangkah masuk ke bandara
"Apa keputusanku ini benar?"
-jimin
Tanpa Jimin sadar, terlihat seseorang yang memakai jas hitam memantaunya. Orang itu terlihat menelfon seseorang.
"Tuan, dia akan pergi ke Seoul"
"Ke Seoul? Sendiri atau bersama seorang wanita?"
"Ia sendiri, Tuan"
"Baiklah. Lanjutkan tugasmu"
"Baik, Tuan"
Tutt tuttt
Mark tersenyum miring mendengar perkataan bawahannya di telefon barusan. Ia tak menyangka bahwa Jimin akan melakukannya.
"Rupanya ia punya banyak nyali sampai ingin menceraikan adikku" ujar Mark yang kemudian beranjak dari duduknya
"Jinyoung, siapkan tiket untuk ke Seoul hari ini. Aku ingin menemui adikku" perintah Mark kepada Jinyoung yang sedaritadi setia berdiri disamping Mark
"Baik, Tuan. Akan saya siapkan" balas Jinyoung sambil membungkuk hormat
"Akan kubuat kau sangat menyesal dengan keputusanmu, Park Jimin"
-Mark
...
"Taehyung kok belum bangun sih?" Gerutu Rose yang berusan saja sudah menghabiskan sarapannya
"Aku akan membawakannya ke kamar" Rose kini berjalan melangkah ke kamar Taehyung dengan makanan dan sebuah minuman di tangannya
Rose telah sampai di depan kamar seorang Kim Taehyung. Rose agak ragu untuk masuk. Ia merasa tidak enak kalau mengganggu Taehyung.
"Baiklah, jangan ragu. Ayo masuk!"
-Rose
Tok tok tok
Rose sudah mengetuk pintu kamar tersebut tapi tidak ada respon dari si pemilik kamar.
"Taehyung?"
Tetap tidak ada jawaban. Rose mengecek pintunya yang ternyata tidak dikunci. Akhirnya Rose memberanikan diri untuk masuk.
"Taehyung aku masuk ya!" Ujar Rose dengan nada sedikit tinggi agar Taehyung dapat mendengarnya.
Rose sudah masuk di kamar tersebut. Rose sedikit terkejut dengan kondisi kamar tersebut. Berantakan. Sangat berantakan.
"Taehyung kau dimana?"
Tetap tidak ada sahutan ataupun balasan dari si pemilik kamar. Rose meletakkan makanan dan minuman yang ia bawa di meja yang ada di kamar tersebut.
KAMU SEDANG MEMBACA
Only One For Me (Taerose)
RomanceI will get what I want, including him. I really want it. she is very interesting. From the beginning he was always in my mind. She is too beautiful and I will not waste it. I will make it mine. Owned by Kim Taehyung. Roseanne Park & Kim Taehyung
