part 3

25K 124 0
                                    

Pagi... Sendirian aja.. Yang lain mana? Tanya Agus padaku.. G tau pada belum datang Jawabku..

Oia sejak Kita jalan waktu itu Kita jadi lebih Sering bertemu Dan Agus seolah sengaja selalu membuka percakapan denganku, yang biasanya aku selalu leluasa sendiri menikmati lingkungan kampus Dari Balkon lantai empat , Sekarang hanya sesekali bisa kunikmati, terkadang aku merasa risih saat dia menatapku saat dia bersama teman-teman yang lain Dan aku berdiri sendiri ditempat favoritku, sesekali dia akan membawakanku minuman,kue, atau hanya sekedar Ingin menyapaku yang Berujung dengan kekepoan dia tentang hidupku.. Ya hingga saat Ini aku selalu menghindari teman2 lelakiku, aku takut aku akan Terpesona dengan Salah satu dari mereka Dan melupakan tujuanku..

Seiring berjalannya waktu mau atau tidak pada akhirnya aku mengenal semua temanku meski hanya sebatas nama.. Dan aku tetap aku, gadis pendiam, pemalu, juga selalu menarik Diri..
Didi yang biasanya gencar menggodaku Dan mendekatiku perlahan menghilang, yang biasanya say hai, bertanya jadwal kuliah, jadwal praktikum, Sekarang hanya diam, sesekali aku mendapati dia sedang menatapku.. Bohong jika aku bilang tidak kehilangan, karna jujur saja aku mulai suka melihat senyumnya..

Akhir-akhir Ini Didi jarang terlihat dikampus, Entah Ada apa dengannya aku juga tidak tahu, pada Awalnya aku khawatir Tapi seeing berjalannya waktu aku takbambil pusing, Toh itu justru menguntungkanku, karna Semakin Sering Kita ketemu kemungkinan bisa saja aku jatuh cinta kepadanya.. Who know??

Awal kuliah memang Bukan hal yang mudah Apalagi untuk gadis desa sepertiku. Adaptasi dengan lingkungan baru, teman-teman baru yang berbeda membuatku lebih berhati-hati..

Hari Ini aku berangkat ke kampus meski sebenarnya aku tidak Ada kelas, Karena aku berjanji Akan mengantar Irul mengurus beberapa hal yang tidak Dia fahami, Dan dia berbeda fakultasku denganku dia tekhnik Dan aku pertanian..

Setelah riwa-riwi akhirnya tinggal 1 gedung lagi, gedung student center.. Aku sangat lega Karen aku juga sangat capek.. Kita memasuki gedung SC dengan sesekali bercanda, tanpa ku sadari Ada seseorang yang sedari tadi melihatku dengan tatapan tajam yang tidak dapat ku artikan, marah mungkin, Jengkel mungkin, kecewa bisa jadi, aku tidak tahu. Toh aku juga Bukan siapa-siapanya dia.. Itu yang aku fikirkan.. Entah apa yang dia lakukan Di SC.
Selesai mengurus semuanya irul mengajakku kesuatu tempat yang Katanya aku pasti suka.. Akupun menurut Toh aku tidak Ada kegiatannya dan aku sudah menganggapnya temanku..
Kita berangkat menggunakan motor, meski naik motor berdua aku tidak pernah menempel Apalagi Memeluk cowok Yg memboncengku, aku hanya akan berpegangan pegangan belakang motor dan aku sangat menjaga jarak.. Sesampainya foremost tujuan aku benar-benar Terpesona, hanya sebuah Bukit kosong yang menyuguhkan pemandangan kampusku dari ketinggian Dan itu tampak luar Biasa bagiku.. Beberapa saat disitu hujan turun dengan Deras, Kita Berteduh pada Sebuah gubuk kosong.. Kita terus saling bercerita..
Hingga tiba2 dingin y Kirana Kata Irul sambil berusaha mendekatiku, aku mulai merasa tidak nyaman.. Posisinya Yg dibelakangku menguntungkannya dia memelukku Dan Langsung menelusupkan wajahnya ke leherku, aku marah dan langsung mengajaknya pulang saat Ini juga meski Masih hujan, aku tidak perduli meski dia menolak aku akan pulang dengan berjalan kaki.. Dan ternyata dia meminta Maaf Dan Kita pulang meski sedang hujan..
Aku bersyukur aku Masih selamat Dari godaan Pria mesum..

Sejak saat itu aku Terus menghindari Irul,

Dan Agus juga menghindariku, dia tidak pernah lagi mendekatiku saat aku sendiri.. Meski sesekali aku Masih menangkapnya sedang menatapku.. Tapi tatapannnya sudah berbeda dia terlihat sedih Dan selalu memutuskan tatapan kami..

Empat Hari berlalu, Hari Ini kelas dimulai jam 10.20, Tapi aku sudah datang sejak jam 10.00, lorong kelas masih sepi, kursi tunggu sepi, aku Masih sendiri dan aku menuju tempat favoritku.. Gerimis halus turun.. Tanpa kusadari aku sudah menadahkan tanganku.. Ya aku selalu menyukai hujan, Dan aku selalu tersenyum... Aku tidak tahu sejak Kapan Agus datang Tapi saat aku memalingkan Wajahku aku melihatnya sedang gugup karna Bertemu pandang denganku yang sedang tersenyum...

AKU YANG TAK KAU INGINKANTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang