Bab 2

1.4K 237 45
                                    



Felix sibuk memakan ice cream yamg tadi dibelinya bersama seungmin. Sedangkan seungmin ,sudah menghabiskan es krimnya terlebih dahulu.

Saat hendak melanjutkan perjalanannya, beberapa orang sedang mengikuti mereka dari belakang, sialnya felix dan seungmin tidak menyadari orang itu, sampai.

"Wah, wah kau anak baru dari Australia itu ya? "

"Liat penampilannya kkk seperti  orang yang hidup di zaman reformasi"

"Dan liat siapa disini, kim seungmin "

Seungmin masih memasang wajah datarnya melihat kondisi mereka sekarang yang dikepung oleh kelompok Genk hyunjin.

"Hey kau anak baru , wajahmu lumayan juga"

"Lumayan untuk apa maksudmu dude"

"Lumayan untuk kujadikan jalang di kamarku hahahaha"

Itu adalah suara tertawa Changbin, ketawa penuh ejekkan.  Felix masih diam mencoba menahan tangisannya,  mendengar ia dikatakan bahwa dia adalah jalang.

"Jalang cacat maksudmu? " tanya  seseorang yang bernama  mark lee sambil mencolek dagu felix.

"Tentu saja jalang cacat"

"Hentikan "

Seungmin membuka suaranya karena tidak tahan dengan perkataan manusia-manusia hina didepannya ini.

"Apa kau katakan??? Berhenti? " kini giliran Chan maju dan melepas kacamata seungmin.

Melemparnya ketanah lalu menginjak-injaknya ,sampai kacamata itu tidak berbentuk.

Seungmin yang melihat itu bergetar, felix sudah pucat. Kenangan akan masa lalunya kembali berputar.

"Oh lihatlah, dua kelinci ini sepertinya ketakutan"

Seungmin mau melarikan diri, namun dibelakangnya berdiri jaehyun dengan smirknya.

"Mau kemana manis? "

Seungmin memundurkan langkahnya, melihat ke arah felix  yang wajahnya sudah dibanjiri oleh keringat.

Felix berusaha untuk kabur, namun changbin lebih cepat dibandingkan felix, menarik tasnya lalu menghempaskan badan felix ke tanah.

"Jangan macam-macam dengan kami kelinci manis"

"A.. Aku.. Ti.. Tidak mencari masalah  dengan kalian"

Ucapnya bergetar. Dari sudut matanya sudah terpancar ketakutan yang sangat mendalam.

"Lihatlah dia ketakutan"

Perkataan mark membuat mereka tertawa kecuali seungmin dan felix.

"Kau meneriaki ketua kami, dan seperti  orang yang memiliki kekuatan saja mengusik urusannya"

"Aku tidak tau siapa ketuamu"!"

"Orang yang tadi kau paksa minta maaf, adalah ketua kami manis"

Plak

Setelah berkata demikian, changbin menampar wajah felix sampai terdapat bekas merah di pipi mulusnya.

"FELIX!!! "

Seungmin berteriak ,berlari ke arah felix  hendak menolongnya, namun sudah ditarik oleh jaehyun.

"Chan apa yang kita lakukan untuk orang ini hm?? "

"Mencium nya mungkin... "

Seungmin menggelengkan kepalanya mendengar perkataan chan didepannya.

Plak

Satu tamparan lagi mengenai pipi felix, felix sudah mengeluarkan air matanya.

Apa salahnya sampai ia harus kembali menerima perlakuan ini lagi.

"FELI... hmmphh"

Seungmin baru ingin berteriak namun mulutnya dibekap oleh  ciuman paksaan chan.

"Sudah berhenti bermain dengan mereka "

Itu hyunjin,dia berjalan mendekati felix, lalu mengangkat dagu nya, kedua mata mereka bertemu.

Mata tajam milik hyunjin bertatapan langsung dengan mata milik felix yang penuh dengan rasa takut.

"Lemah... "

"Bodoh... "

"Dasar jalang... "

3 kata yang sukses membuat depresi yang sudah mulai hilang kembali.

Tiga kata yang membuat dirinya akan kembali terpuruk  dan mengurung  diri.

"Lee Felix... Kau tidak berguna sama sekali... "

Hyunjin menjeda kalimatnya sebelum kembali memberikan smrik kepada felix.

"Kau orang yang mudah dibodohi, mereka memasukkanmu ke clun dance karena merasa kasihan"

Mental felix semakin jatuh.dia mulai menangis kecil.

"Merasa kasihan karena kau terlalu bersemangat bodoh"

Felix menutup telinganya dengan kedua tangannya

"Hiks... Ti.. Tidak "

"Ketahuilah kau tidak berguna"

"Ti.. Tidak hiks.. Berhenti... Kumohon"

Disisi lain seungmin ikut menangis melihat keadaan sahabatnya.

Seungmin sudah lepas dari jaehyun dan chan, langsung berlari memeluk  sahabatnya itu.

"KAU PRIA SIALAN HWANG HYUNJIN KAU MAU MEMBUAT NYA MENANGIS?! "

"Orang sepertinya  memang pantas, hidup dalam lingkaran kesedihan ck"

Setelah itu hyunjin dan genknya memutuskan meninggalkan felix dan seungmin.

"Sudah jangan menangis... "

Seungmin berusaha menangkan felix yang sedari tadi dalam pelukkannya.






***

yuhuuu.  Tolong vote yaaaa sankyuuuu. 😅💞

Save Me From The Black WorldTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang