"Minggir Jin hyung! Aku mau mengobatinya!" tiba-tiba Taehyung datang dengan kotak obat ditangannya menyuruh namja bernama Jin minggir dari tempatnya.
"Mian..gara-gara aku kau terluka!" kata Taehyung sembari duduk di dekatku. Saat ini Taehyung sudah tidak memakai masker, dan...ASTAGA! Dia sangat tampan. Aku cuma diam saja dan tak berkata-kata satupun.
"Aww!" aku meringis.
"Oh? Sakit ya? Mianhae!" Taehyung
"Sudah selesai!" sambungnya lagi.
SHIN AH POV end
"Aww!" Shin Ah meringis. taehyung saat ini sedang mengobati kaki Shin Ah yang terluka.
"Oh? Sakit ya? Mianhae!" ucap Taehyung.
"Sudah selesai!" sambungnya
"Gomawo, oppa! Eh.." Shin Ah langsung menutup mulutnya sebab kata 'oppa' tadi tak sengaja keluar dari mulutnya. Ketiga namja didepannya kaget mendengar perkataan Shin Ah tadi.
"O..oppa? Pftt.." namja bernama Jin.
"Bwahaha..kau lucu sekali Shin Ah!" tawa namja imut pecah. Yang bisa dilakukan Shin Ah sekarang hanyalah tunduk sambil menyembunyikan wajahnya yang sudah tidak diragukan lagi pasti sudah merah.
"Aigoo, kyeopta! Umurmu memang berapa Shin Ah?" Taehyung
"Mm..19 tahun." jawabnya.
"Wah..kau sangat muda Shin Ah!" ucap Jin.
"Tentu saja, hyung! Kau saja yang terlalu tua. Hahaha..." ledek namja imut, lebih tepatnya Jimin. Dan Jin hanya bisa memasang wajah seperti ini '😑'. Shin Ah ikut ketawa juga karena menurutnya itu sangat lucu.
"Owh, iya. Aku Kim Taehyung. Namja yang ini namanya Park Jimin, dan yang ini Kim Seokjin." Taehyung. Shin Ah hanya membalasnya dengan senyum
"Salken ya op..mmm-" tiba-tiba Taehyung berbicara
"Panggil saja kami oppa." jelasnya. Dan Shin Ah membalasnya dengan anggukan.
~~~~~~~~~
"Hiks..hiks untung saja kau ada Akashi. Jika..hiks.. Tidak, mungkin--" Akashi tiba-tiba berkata
"Hush..jangan berkata seperti itu! Sudah, masuk sana!" pinta Akashi pada sahabatnya itu, Asami. Asami hanya membalasnya dengan anggukan.
Flashback on
Asami sedang berjalan, lebih tepatnya jalan kaki pulang dari sekolah. Dia sudah mencoba menelpon ayahnya namun tak diangkat olehnya. Dia ingin pulang naik bus, tapi uang jajannya sudah habis.
Saat berjalan, dia tak sengaja bertemu dengan segerombolan pemuda yang jahat, dan mulai mengganggu Asami.
"Hei, gadis cantik! Kenapa pulang sendiri?" tanya salah satu pemuda. Asami tidak menanggapinya dan memilih menghiraukan pemuda-pemuda itu. Tangan Asami langsung ditahan.
"Hei, lepaskan! Aku ingin pulang! Lepaskan!" ucap Asami.
"Haha..ada apa? Kau takut pada kami? Tenang saja, kami akan mengantarmu." pemuda yang lainnya.
"Tak mau! Lepaskan!" namun nihil, pemuda itu tak mau melepaskan genggaman tangannya dan malah menggenggam tangan Asami lebih keras. Akhirnya, Asami langsung menendang 'anu' milik pemuda itu. Dan berhasil, genggaman pemuda itu terlepas.
"Aww, dasar gadis brengsek!" umpat Pemuda itu. Tak tinggal diam, teman pemuda itu langsung menarik rambut Asami dan membuat Asami menangis.
Tiba-tiba seseorang datang dan langsung menghajar para pemuda jahat itu. Setelah dilihat, ternyata itu adalah Akashi.
Flashback off
"Baiklah,terimakasih telah menyelamatkanku!" Asami membungkukkan badannya.
"Eitss, tak usah seperti itu! Kita kan bersahabat. Tak usah terlalu formal! Masuklah!" Akashi.
"Hmm, sampai jumpa!"
~~~~~~~~~~
"Shin Ah! Hmm..apa kau tak mengenalku?" tanya Jimin.
"Bukankah tadi kita sudah berkenalan ya oppa?" ucap Shin Ah.
"Bukan! Maksudku, apa sebelumnya kau tak pernah melihat kami?" tanyanya lagi. Dan Shin Ah hanya menggelengkan kepalanya.
"Benarkah? Kau tak pernah melihat mereka juga?" tanyanya lagi sambil menunjuk Taehyung dan Jin.
"Aniyo!"
Drrtt drrtt...
Hp Shin Ah berbunyi. Tertera nama 'Ara'
"Sebentar ya oppa!" Shin Ah meminta izin pada ketiga namja itu.
"Yeobose--"
"Yak! Nana, kau dimana saja?"
"Kamjagiya! Ara, Pelankan suaramu!" Shin Ah
"Cepatlah pulang! Kau tahu sekarang sudah jam berapa? "
"Iya, iya. Aku akan pulang sekarang!" Shin Ah
"Hmm, cepatlah! Aku sudah mengantuk ini. Hooaahhmm.. " Ara
"Iya. Sudah dulu!"
Bip..
Panggilan diakhiri.
"Oppa, sepertinya aku harus pulang sekarang." kata Shin Ah sembari berdiri dari duduknya.
"Oh? Begitu, ya! Ya sudah, aku antar kau pulang!" Taehyung.
"Eoh? Tak usah oppa! Aku naik taksi saja."
"Baiklah! Aku akan mengantarmu sampai gerbang saja." Taehyung.
"Jin oppa, Jimin oppa! Aku pulang dulu. Kamsahamnida!" sambik membungkukkan badannya.
"Terimakasih oppa atas obatnya!"
"Cheonmaneyo, aku juga minta maaf sudah menabrakmu."
"Gwaenchana! Ya sudah aku pulang ya!" Shin Ah sambil melambaikan tangannya.
DEG!!
Hayoo..apa yang terjadi itu?😏Haha...gaje memang😅 oh, iya jangan pada sider dong, jangan lupa ninggalin jejak. Sampai jumpa di next episode nya👋
👇jangan lupa voment ridersku tercinta💜
KAMU SEDANG MEMBACA
LVU:Bts {Hiatus}
Fanfiction"Sometimes the eyes can show what is in someone's heart"~~ "I want to go somewhere, where it is close to him but can't found by him" ~~ #470 rm #995 jhope #308 rm #886 jhope Rank **This is my first story😊.
