Aku pernah berfikir bahwa kata "tepat" sudah tak lagi berpindah tempat, ya kamu ketepatan yang tidak bisa aku dapatkan dari atap manapun.
Segenap asa aku kumpulkan untuk satu nama, menata segala cita cita agar segera terlaksana.
Hingga pada waktunya, persoalan pasti ada jawaban, entah sesuai dengan angan, ataupun dipatahkan tengah jalan.
Dan hingga detik ini, aku masih berpegang pada kata "tepat" itu, semua jawaban ditanganmu tambatan urat saraf dan nadiku.
Bisa jadi aku dapat bertahan karena kau sayang, atau karena kau sayang, akan aku yang sudah terlanjur sayang.
Dan diatas apapun, yang aku tau, aku hanya ingin mengekalkan senyum mu, tidak ada hal lain, tidak ada maksud lain dan tidak ada keinginan lain.
-handy
KAMU SEDANG MEMBACA
AKSARA PATAH
Poetrypada sebuah curahan hati, semua aksara tertulis rapi tanpa niat apapun, selain sebagai pelupa dari segala janji-janji.
