Kala itu..
Ku mendambakanmu
Ku melirikmu
Ku merindukanmu
Tapi kau tak menghiraukankuSore itu..
Ku merenung kau milikku..
Tapi itu hanya sebatas renunganApa salahnya untuk merenung?
Siapa tau akan jadi kenyataan
Mengapa tidakTapi, karena alasan prioritasmu kau pergi
Kau mengikuti setiap impianmuTak taukah kamu yang selalu ditunggu
Tapi aku yang setia menunggumu
Bukan orang lainKita bagaikan Sendok dan Garpu
Yang terkadang bersama
Tetapi tak bersatu dalam satu genggamanJakarta, 7 Desember 2018
YongkyLengkong
Ylg

KAMU SEDANG MEMBACA
Pojok Bahasa
PoetryTenggelam dalam aksara kata bermandikan puisi rasa, selamat datang di dunia kita~