Menanti Makna ? Makna Menanti

79 4 0
                                    

Lihatlah aku saat ini
Yang merajut aksara walau tak terbiasa..
Yang menggenggam sebuah pena dan kemudian berandai tentang kita..

Ada saat dimana aku terlalu dalam mencintai, namun mengerti akan pesan yang lebih baik kupendam dalam rasa.

Ada saat dimana aku mengingat betapa pahitnya sakit hati, namun terlanjur menyerah.. atas kehadiranmu yang membuat semuanya jadi bermakna.

Aku mencintaimu
Tanpa titik karena tak akan berakhir, tanpa tapi karena tak akan kupungkiri,
Tanpa jika karena yang lainnya aku tak peduli.

Kelebihan ku ? Tiada..
Tak tahu diri ? Bukan ! Itulah rasa sebenarnya.. yang hanya berpikir untuk mengejar, tanpa mengerti batas raga.. juga sakit ketika tersadar, kamu bukan orang yang dia damba.

Romansa ku tak sama dengan mereka..
Caraku mencintai juga berbeda, namun ku yakin lebih bisa..

Dan kemudian doa yang membuatku bertekuk tiap tengah malam.. aku mengharapkan banyak hal. Jangan percaya jika bibir ini berkata hanya kamu isi satu-satunya.

Tapi percayalah jika harapan yang banyak itu adalah untuk menjadi satu-satunya bagi sesosok insan yaitu kamu.

Aku tak minta tawa darimu, tanpa aku juga pasti bisa. Namun ketika perih di hati itu membuatmu rapuh, duduklah maka aku akan disitu mendengarkanmu.

Untuk saat ini berenanglah dahulu dalam masa lalumu..

Aku ? Seperti biasa akan tetap di sini.. di perahu kecil yang pernah kamu dan aku naiki.. menunggu walau tak tau kan ada badai yang menghampiri.. dan mengangkatmu, ketika kamu sudah terlalu lelah untuk menyelam lebih dalam lagi.

Malang, 22-01-2020
goldy

Pojok BahasaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang