membuka lembaran baru
berada di titik semu
perihal masa lalu
yang seperti hantu
tak perlu takut
apalagi terkejut
karena masa depan
lebih pantas untuk dipikirkan
tak apa jika sesekali menengok
mengawasi bayang masa lalu
agar tiap salah tak lagi berulang
perihal masa depan
tak ada yang tau selain Tuhan
maka tak perlu merasa beban
jalani semua dengan senyuman
buku lama silahkan kau tutup
simpan rapih dalam kenangan
berikan tinta yang cukup
untuk awal masa depan
Bitung, 22 Januari 2019
-dvswle
KAMU SEDANG MEMBACA
Pojok Bahasa
PoesíaTenggelam dalam aksara kata bermandikan puisi rasa, selamat datang di dunia kita~
