[ON GOING] Naruto adalah seorang Capo Di Tutti Capi atau dikenal dengan julukan lain GodFather. Naruto terkenal begitu sadis, kejam dan tidak memiliki rasa belas kasihan dan tak segan menghabisi yang berani berkhianat. Naruto bersumpah untuk melindu...
Naruto milik Masashi Kishimoto Story by v-zrin8 ️⚠️ Prohibited Plagiarism ⚠️ (Dilarang Plagiat)
• •
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
• •
Warning Adult Area / NC 18+/ Sadist Happy Reading
••
Chapter sebelumnya ....
"Bantu Kiba dan Shino, mereka terjebak didalam gudang district 34. Polisi sedang mengepung mereka, bernegosiasilah dengan Polisi dan berikan 5 miliar untuk mereka. Jika mereka tidak mau, habisi saja!" perintah Naruto mutlak.
••
Naruto telah selesai dengan pekerjaannya dan ingin segera menuju kamarnya, Dia butuh beristirahat. Waktu sudah menunjukan pukul 21.00 dan sudah 4 jam Naruto menghabiskan waktu untuk pekerjaannya. Beberapa penjualannnya mengalami penurunan dan Naruto harus membereskannya.
Ceklek .... Naruto membuka pintu kamarnya dan melihat Hinata sedang duduk menyandar di headboard kasurnya. Hinata hendak berdiri, akan tetapi dilarang Naruto dengan isyarat lengannya. Naruto merebahkan tubuhnya dan menjadikan paha Hinata sebagai sandaran kepalanya.
Hinata mengelus kepala Naruto dengan lembut. "Ada masalah apa Naru? Kau terlalu lama di ruangan kerjamu." Hinata sedikit mengerucutkan bibirnya.
Naruto yang tengah tiduran sembari mendongak menatap Hinata lucu, Dia sungguh menyesal pernah menyiksa istrinya yang begitu baik. "Ada yang mencoba mensabotase penjualanku dan sepertinya ada yang bermain curang di cabang perusahaan."
"Korupsi?"
"Hu'um, Aku sudah meminta Shikamaru untuk menyelidiknya dan meminta Sasuke dan Kakashi untuk menghabisi siapa saja yang menghalangi bisnisku."
"Kau masih tetap saja kejam ya Sayang ...." Hinata sedikit tertawa.
"Kejam adalah bagian hidupku, tapi Aku bersalah pernah berbuat kejam padamu." Naruto menelusupkan kepalanya di perut Hinata.
Hinata masih mengelus kepala Naruto lembut, menyalurkan kasih sayang yang tulus. "Jangan lagi mengingat masa lalu yang menyakitkan, yang terpenting Aku sekarang bersamamu Naru."
"Sebaiknya Kita tidur, Kau membutukan waktu untuk beristirahat." Hinata dan Naruto mengubah posisi tubuhnya untuk tidur.
"Jangan pernah pergi tinggalkan Aku, Hinata." Naruto memeluk erat tubuh Hinata. Hinata mengangguk dan menulusupkan kepalanya kedalam dada bidang Naruto.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.