HAPPY NEW YEAR 2019 ^^
Semoga cita-cita di tahun sebelumnya yang belum tercapai.. bisa dicapai di tahun ini. Aamiin..
Happy reading ^^ 😙
"Cara." Panggilan dari seseorang menghentikan langkahnya menuju taman. Ia kini berada di teras belakang kediaman Raja Zeus.
Cara sudah hafal benar dengan suara wanita yang memanggilnya. Ia menarik napas panjang sebelum berkata, "kenapa kau di sini?" Pertanyaan Cara yang terdengar dingin di telinga wanita itu semakin membuat hatinya hancur. Cara, saudara kembarnya, masih membencinya dan belum memberikan maaf padanya.
"A-aku minta maaf. Maaf atas semua yang kulakukan padamu." Tubuhnya luruh ke lantai dengan lutut yang menjadi penopang. Kedua tangannya memeluk kaki Cara. Di sanalah ia menangis sejadi-jadinya sambil terus mengucapkan kata maaf.
Cara terkejut atas kejadian tiba-tiba yang dilakukan oleh Moza. Ia berbalik, membantu Moza untuk berdiri. Sebenarnya, ia tersiksa melihat saudaranya seperti ini. Namun, rasa sakit itu masih ada dan ia tidak bisa dengan tiba-tiba menjadi sosok pemaaf.
"Jika kau ingin kumaafkan, maka pergilah dari hadapanku. Jangan bertemu denganku lagi," ucap Cara yang kemudian membalikkan badan dan dengan cepat meninggalkan Moza yang masih terpaku atas ucapan Cara.
Jika dengan begitu kau memafkanku, maka aku akan pergi, tapi aku berharap suatu saat nanti hubungan kita bisa membaik.
***
Tiga tahun Cara menghabiskan hari-harinya dengan bekerja sebagai agen rahasia sepupunya. Ia bekerja di bagian IT dan keseharian yang ia lakukan adalah memonitor penjualan barang ilegal dan mencari informasi yang dibutuhkan sepupunya.
Cara melirik jam digital di bagian bawah monitor. Sudah malam dan ia harus beristirahat karena matanya sudah lelah. Ia melirik seorang pria yang juga berkutat dengan komputer di seberang sana.
"Cleon, apa Key masih lama?"
Cleon merupakan rekan kerja satu timnya yang ternyata temannya semasa kuliah di Finlandia. Awalnya Cara terkejut karena Cleon bisa mengenal Raja Zeus yang menandakan bahwa ia tahu dunia hitam. Cara sempat berpikir bahwa Cleon merupakan pria baik-baik, pendiam, dan kutu buku. Ternyata apa yang dipikirkannya selama ini salah. Cleon memang tampak seperti nerd ketika pertama kali bertemu. Namun, nerd itu hanya topeng untuk menutupi jiwanya yang kelam. Cleon seperti anak buah Raja Zeus yang lain. Ia akan berubah menjadi monster pembunuh jika mendapatkan perintah dari Raja Zeus untuk menghabisi nyawa seseorang.
"Beberapa detik lagi," jawab Cleon singkat.
Baru tiga detik yang lalu Cleon menjawab, suara pintu terdengar dibuka oleh seseorang. Cara mengarahkan pandangannya pada pintu yang sudah terbuka sehingga menampilkan Key yang tampak segar dengan seringaian seramnya.
"Kau tampak segar. Habis bermain?" tanya Cara sambil berjalan ke arah pintu.
Key menarik sudut bibirnya, membuat senyuman miring sambil mengerling nakal pada Cara. "Kau sangat mengenalku, Cara."
"Astaga! Dasar pria berengsek!" umpat Cara yang terdengar santai di telinga kedua pria itu.
"Hei, apa kau tahu di dunia ini hanya ada dua jenis pria?" sahut Cleon dengan mata tertuju pada monitor dan hal itu membuat Cara menolehkan kepalanya.
"Apa?" tanya Cara sembari mengerutkan dahinya.
"Pria kalau bukan berengsek, ya homo." Jawaban Cleon membuat Key terkekeh.
Cara memutar bola matanya jengah. Kalau bukan karena pekerjaan yang menuntutnya agar menjadi satu tim dengan dua pria sialan itu, ia tidak mau berada di sini.
ANDA SEDANG MEMBACA
Caramella Mykel
RandomCaramella Mykel, a seventeen years old girl who chose to stay as independent as posible so that she lived far away from her family. A year later, her twin came and determined to live with her. One day, Caramella got news that her twin had been kidn...
