Semenjak pulang dari kediaman jimin, jungkook selalu menanyakan kapan ia bisa bertemu dengan jimin. Ia sangat suka ketika Jimin tersenyum manis didepannya dan membuat kinerja jantungnya berdetak 2 kali lebih cepat daripada biasanya.
Jungkook mengurus dokumen yang ia harus periksa padahal mah ia ingin bertemu si manis dirumahnya sambil membawakan mochi rasa strawberry kesukaan jimin, ia menghela nafas lalu menatap langit ruangannya.
"Ah sajangnim sedang melamun?" Tanya sana kepada atasannya, jungkook menatap wanita itu lalu mengangkat kedua bahunya. Oh iya just for information Sana itu adalah kawan jungkook yang sudah menikah 3 tahun yang lalu.
"Payah sekali kau jeon jungkook, oh iya gimana dengan adik tuan Park ? Cantik ? Menawan? Ayolah ceritakan kepadaku"Seru Sana menatap jungkook dengan binar matanya
"Yak ,dia cantik dan ..anggun ,dan entah kenapa aku menjadi gugup disampingnya" jelas jungkook tersenyum tipis, sana menyeringgai lalu menatap jungkook jail."kau menyukainya? Aihh si brengsekku ini ,banyak gadis dan uke yang kau campakan lalu lihat sekarang? Gugup disamping sicantik? Astaga siapa namanya??"
"Park Jimin, namanya saja cantik seperti orangnya tapi dia memiliki satu kekurangan" jungkook menoleh menatap kaca dibelakangnya yang memperlihatkan kesibukan kota seoul
"Dia tidak bisa melihat indahnya dunia yang diciptakan oleh tuhan"
.
.
.
Jimin meraba setiap tembok dirumahnya, ia menghela nafas pelan. Ia tak ingin merepotkan asistennya lagi dan memilih mencoba mandiri karena ia akan menikah dengan jungkook, Jimin hendak masuk keruang tamu seketika diam mendengar teriakan kakaknya chanyeol.
"INI TAK ADIL? KENAPA KAU TAK MEMBERITAHU AKU JIKA JIMIN AKAN DIJODOHKAN? APA KAU SADAR ITU HYUNG?"marah chanyeol kepada kedua kakaknya, seojoon menghela nafas melihat adiknya itu marah besar dan yang ia takutkan jimin akan mendengarnya.
"Kamu masih perduli? Ingat hah ketika kamu diberi pilihan menjaga jimin atau karirmu tapi kamu malah memilih karirmu, kau menyedihkan chanyeol"sindir Hyungsik menatap chanyeol sinis dan dingin, jimin meremas tembok rumahnya mendengar jika chanyeol memilih karir daripada menjaganya. Ahra baru saja dari dapur kaget melihat jimin yang menundukan ketiga kakaknya bertengkar.
"BRENGSEK ,ITU JUGA DEMI JIMIN!!"
"KAU MENGATAIKU BRENGSEK HAH??"
Seojoon tak tau lagi harus bagaimana ,kedua adiknya bertengkar hebat dihadapannya.
"Kita bisa hentikan ini baik---" ucapan seojoon terpotong ketika jimin melangkahkan kakinya pelan, dibelakangnya ada ahra yang memberi isyarat jika jimin mendengar semuanya.
"Aku menyusahkan ya?"tanya jimin tiba-tiba membuat chanyeol dan hyungsik menoleh kearahnya, seojoon terdiam mendengar ucapan adik bungsunya.jimin tersenyum mendengar kesunyian didepannya, ia menghela nafas pelan lalu membalikkan badannya.
"Aku tau kau disana ahra, bawa aku kekamar dan ... Aku ingin menyendiri dikamar ku" ahra terlonjak kaget lalu menuntun jimin menuju kekamarnya, jimin menggenggam kedua tangan ahra lalu entah kenapa air matanya mengalir saja membasahi pipinya.
"Dari awal ... Aku menyusul ibu dan ayah disana" lirihnya pelan namun terdengar oleh telinga ahra.
.
.
.
Tbc
KAMU SEDANG MEMBACA
Miracle | KOOKMIN
Randompark jimin adalah namja manis dan cantik, ia memiliki kedua mata yang indah namun dibalik keindahan itu ada satu kekurangan ,yaitu jimin buta. jungkook akan dijodohkan oleh salah satu rekan ayahnya, ia menolak keras namun ketika melihat wajah adik d...
