"Ya! cepetan nulisnya, nanti keburu beres istirahatnya". Yena menggertak kedua temannya.
"Iya sebentar lagi elah, otak gur lagi gak bisa mikir nih gara-gara panas abis futsal tadi". Yujin berusaha berfikir untuk mengisi kertas goals yang di berikan wali kelasnya yang yujin tidak tau gunanya untuk apa.
Yena akhirnya menungguinya dengan sabar sambil terus mengelap keringet lalu sesekali melihat kearah jam yang berada di tangannya.
"Udah nih". Hyewon yang telah selesaipun mulai menyenderkan badannya ke punggung kursi lalu mengibas-ngibaskan tangannya karena panas.
Sebenarnya cuaca disana sedang tidak terlalu panas, hanya saja mereka baru pada selesai tanding futsal dengan kelas sebelah jadinya mereka keringetan dan kepanasan.
"Nih..." Yujin menyerahkan kertas miliknya kepada yena yang di suruh wali kelasnya bertanggung jawab atas semua kertas goals milik seluruh kelasnya.
Setelah menerima semua kertas goals milik semua teman-temannya yena-pun mulai bergegas untuk pergi ke ruang guru. Namun baru juga tiga langkah ia sudah kembali lagi ke bangku milik yujin.
"Ya! Ya! Ya! Kenapa lu gak nulis apa-apa?".
"Akh aku gak ada ide apa-apa buat nulis begituan".
"Tulis apa aja yang ada di otak lu". Hyewon mengambil lagi kertas milik yujin dari tangan yena lalu ia simpan di depan yujin.
"Emang kalian nulis apaan?". Yujin yang bingung memandang kedua sahabatnya bergantian.
"Kalo gue, 'bisa pacaran sama kak sakura'".
"Oooohh~ Payah! Masa macarin pacar orang?".
Hyewon memandangi yena dengan tatapan datarnya seakan-akan ia tidak peduli dengan perkataan yena.
"Kalo gue nulis 'beli playstation5' pake uang sendiri karena nanti bakal ada game keluaran terbaru tahun ini". Dengan sombong yena menjelaskan sambil memamerkan bibir bebeknya yang khas.
"Ckck... sama aja payah".
Di saat yujin tengah berfikir untuk menulis sesuatu, tiba-tiba yena mengambil kertas milik yujin.
"Sini biar gue aja yang nulisin, mumpung gue punya ide nih". Yena yang mempunyai idepun menuliskan goals untuk yujin dengan posisi membelakangi yujin.
"Ya! Lu nulis apaan? Jangan nulis yang aneh-aneh hey!". Yujin berusaha mendekat untuk melihat apa yang di tulis oleh Yena namun hyewon mencegahnya dengan posisi membelakangi yujin dan melindungi yena dari gangguan yujin. Hyewon yang bisa melihat isi dari tulisan milik yena langsung tersenyum.
"Ooohh~~ Ide bagus tuh". Yujin yang mendengar ucapan hyewon itu semakin penasara dan berusaha untuk melihat isi kertas miliknya.
"Ya! Apaan sih? Biarin gue liat". Belum sampai yujin melihat keisi kertasnya, yena sudah membalikan badannya lalu memegang kedua bahu milik yujin. Perasaan yujin-pun mulai tidak enak.
"Denger yah. Ini adalah sesuatu yang belum pernah lu lakukan sbelumnya-". ucap yena.
"Sesuatu yang bagus untuk kenang-kenangan di masa depan-" lanjut hyewon.
"Sesuatu yang tidak akan mudah untuk di lupakan-" lanjut yena.
"Sesuatu yang akan bisa memotivasi hidup-" lanjut hyewon.
"Sesuatu yang panas-" lanjut yena.
"Sesuatu yang enak-" lanjut hyewon.
"STOP!!". Mereka berduapun serempak diam setelah mendengar teriakan yujin. "Mana sini liat".
KAMU SEDANG MEMBACA
Blue White (END)
ФанфикшнJinJoo Gender switch Bahasa Semi-baku Inspired by : Drama Special KBS "if we were a season" © February, 2018 Highest rank : 1 # ahnyujin 130319 1 # jinju 290919
