.
.
.
.
.
HAPPY READING 😚
JAN LUPA VOTE!
MAAF KEUN KALO TYPO
.
.Hari ini adalah hari minggu, dan sekarang aurell akan pergi ke taman bersama alan. memang alan sudah menjanjikan hal ini dua hari yang lalu "dek? udah siap?" tanya alan "udah kak, ayok!" aurell sangat tidak sabar.
Disisi lain Vino, sedang mengajak Flara yang notabenenya adalah adik kelas plus pacar baru vino untuk pergi bersamanya. "ayok fla, kita jalan jalan.. gue bosen" ajak vino "iya iya bentar, kurang pake lipbalm" yaaa,you know lah gimana lamannya cewek saat dandan?. Vino mendengus pasrah. 15 menit kemudian, "yuk yang?" ajak flara "udah siap?" tanya vino sambil memperhatikan tampilan flara "udah" jawab flara. dan sekarang mereka berdua sudah berada di taman yang sama dengan aurell dan alan
"yangg!! aku mau ice cream!" rengek flara kepada vino "iya" jawab vino singkat sambil membeli ice cream untuk flara "nih, rasa vanilla kan?" tanya vino menyerahkan ice cream itu "iya, makasih sayang" jawab flara seraya bergelayut manja di bahu vino, dan tanpa mereka sadari ada seseorang yang sudah menitihkan air mata di pipi mulusnya, ya dia adalah aurell
'Cowok gila,brengsek,sialan!' umpat aurell di dalam hati 'baru beberapa hari yang lalu dia nyatain perasaannya ke gue, sekarang dia udah main sama cewek lain, sialan!' lanjutnya "Lo kenapa dek?" tanya alan cemas karena melihat adiknya menangis, aurell langsung mengusap kasar bekas air matanya "eh? emm enggak kok, tadi cuma kelilipan" elak aurell dan alan hanya mengangguk
🎆🎆🎆
Pelajaran berlalu dengan begitu cepat, sekarang aurell,vinda, dan salsa sedang menyantap makanannya di kantin "rell" panggil seorang cowok yang diketahui bernama galang, aurell yang merasa namanya di panggilpun mendongak "eh? apa lang?" tanya aurell "ada yang titip ini, katanya buat lo" jawab galang sambil menyerahkan kotak berwarna merah, aurell mengernyitkan dahinya "dari siapa?" tanyanya "ada dari seseorang, buka aja nanti di rumah.. lo akan tau" jawab galang sambil tersenyum
Bel masuk sudah berbunyi, dan sekrang semua siswa sudah berada di kelas masing masing begitupun dengan aurell dan vino. "rell? kamu kenapa sih? dari tadi diem mulu? marah sama aku?" tanya vino di tengah tengah pelajaran berlangsung "gak" jawab aurell ketus "beneran marah ya? aku salah apa?" tanya vino "pikir aja sendiri!" aurell kembali menjawab ketus, dan ia mendengar dengusan dari vino
Skipp=>=>
aurel sekarang sudah berada di kamarnya "kotak apaan sih ini?" gumam aurell dan langsung membuka kotak tersebut. betapa terkejutnya ia mendapati sebuah kamera, dan sepucuk surat. ia langsung membaca surat tersebut
'Gimana? suka ga? gue tau kok kalo lo pengen kamera itu kan?
anggap aja itu sebagai salam perkenalan kita.. gue tau kalo lo pengen kamera itu karena gue kemarin liat lo sama kakak lo pilih pilih kamera trus lo ga jadi beli kamera itu karena kakak lo udah ngajak balik
from :GalangNugroho
Too : AurellitaCantika'
aurell tersenyum membaca surat itu "thanks lang, lo baik deh" ucapnya pelan seraya terkekehDrrttt Ddrrttt ponsel aurell berbunyi, dan vinda mengirim pesan kepada aurell
VindaAynd : Rell, temenin gue makan yuk?
AurellitaCantika : di mana?
Gue lagi boke:vVindaAynd : Cafe mawar
Gpp, gue bayarin!AurellitaCantika : oke otw!
Aurell langsung bergegas berganti pakaian kalu pergi ke Cafe mawar "nunggu lama vin?" tanya aurell kepada vinda "engga kok, baru aja sampe" jawab vinda. lalu keduannya terlibat obrolan seru
"Itu bukannya vino sama renata ya? bukannya mereka udah putus? kok masih akrab aja?" ucap vinda yang berhasil membuat aurell tersedak "pelan pelan kali rell" kekeh vinda, aurell tidak menanggapi perkataan vinda ia lebih memilih untuk memperhatikan vino dan renata 'sepertinya vino memang cowok brengsek' umpat aurell di dalam hati
****
"Dek bangun! mau sekolah kaga?" tanya alan sambil menggoncangkan tubuh aurell "iya iya sana tunggu di mobil" jawab aurell yang langsung bergegas mandi. Saat di mobil keduannya hanya hening "dek udah sampe! ga mau turun?" tanya alan "eh? udah? yaudah gue turun" jawab aurell "eitsss bentar dek!" cegah alan sambil memegang pergelangan tangan aurell "kenapa?" tanya aurell "Kiss?" goda alan sambil menunjuk nunjuk pipinya, aurell mendengus kesal lalu mencium pipi kakaknya itu
Saat memasuki koridor aurell melihat vino berjalan di depannya, ia tidak ingin melihatnya saat ini. namun keadaanlah yang membuatnya tertarik untuk melihat. vino sedang bersama flara di sana 'itu bukannya yang kemarin sama vino?' batin aurell. ia tidak memperdulikan itu dan berjalan cepat mendahului vino namun yaat ia berada di depan vino, tangan aurell di cekal "kamu kenapa sih? marah sama aku?" tanya vino, aurell memutar bola matannya malas "gak! lepasin" berontak aurell "Fla, kita putus. gue sayang sama aurell" ucap vino seenak jidatnya dan langsung menggandeng aurell ke taman belakang sekolah
"lepasih vin!" bentak aurell, vino melepaskan cekalannya dan ia melihat aurell meringis kesakitan "Maaf, maafin aku rell" perkataan itu tiba tiba terlontar dari mulut vino "maaf? segampang itu minta maaf? gila!" jawab aurell tersenyum sinis "aku merasa kehilangan kamu rell, kamu cuek, gak seperti biasa" dan entah mengapa sepertinya vino kelepasan lagi 'Lo kenapa sih vin? bisa bisannya bilang kek gitu' batin vino merutuki kebodohannya "iya aku maafin" jawab aurell pelan dan sudah menggunakan aku-kamu
Hari hari berjalan seperti biasa, dan sepertinya vino mulai nyaman dengan aurell begitupun sebaliknya..
.
.
.
.
hmm? ga tau mau ngomong apa lagi:v
komen buat part ini?
please vote!
.
next?

KAMU SEDANG MEMBACA
SHE IS THE LAST
Teen Fiction"Siapa sih tu cewek!? orang ganteng kek gue di ketusin! Awas aja nanti! gue akan bikin lo bertekuk lutut pada gue ngemis ngemis cinta ke gue! dan gue akan bikin lo jatuh cinta sama gue, jatuh sejatuh jatuhnya!" . . . apakah yang terjadi selanjutnya...