TWO

54 8 2
                                    

Kring kring kring
Bel masuk pun berbunyi. "Assalammualaikum" ucup buk suci guru wali kelas XII IPA 2. "Waalaikumsalam buk" jawab semua murid kelas XII IPA 2. "Ibu disini ingin bemberi tahukan bahwasanya kita kedatangan murid baru" kata buk suci.

"Ayo perkenalkan diri kamu kepada merekan nak" ucap buk suci. "Baik buk" jawab quenza dengan sopan. "Perkenalkan nama saya Quenza maudya, biasa dipanggil dengan sebutan quenza, rumah saya di jalan mawar no 08" kata quenza dengan senyuman yang membuat lelaki terpesona.

"Perkenalkan nama saya dipo marselo panggil aja gue depo quen" ucap seorang murid. "Dia gak nanya woo" ledek seluruh siswa. Willy hanya menggeleng-geleng kepala doang melihat teman-temannya.

"Quenza kamu bisa duduk di sebelah willy" ucap buk suci. "Apa dia duduk di sebelah saya buk" kata willy dengan wajah yang memalas.

"Ya iyalah jadi sama siapa lagi kalo bukan sama kamu willy, kan cuma disebelah kamu yang ada bangku kosong" ucap buk suci.

Willy cuma bisa menurutin apa kata buk suci. "Yaudh quen silahkan duduk" kata buk suci. "Baik buk" jawab quenza dengan sopan.

"Gue boleh duduk disebelah loh kan" ucap gue. "Yaudh duduk lo" kata willy dengan wajah datar. "Loh bukannya yang nabrak gue tadi kan" kata gue ngegas. "Iya emang kenapa loh marah hah" jawab willy dengan wajah tak bersalah.

Dalam hati quenza, tadi pas tabrakan ngomongnya baik kok sekarang tuh anak jadi aneh heran deh gue lihat orang kek dia, mungkin aj tadi moodnya lagi baik ehh tapi gak tau lah. Ngapain juga gue jadi mikirin dia.

"Ehh udah kalian jangan berantem di situ, pelajaran akan segera di mulai" ucap buk suci. Mereka berdua pun cuma bisa senyum doang.

Semua murid hanya diam tak bersuara, sambil memperhatikan buk suci menerangkan pelajaran didepan.

(^_^)

QuenzaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang