Chap 28

3.8K 260 16
                                        

Typoo in everywhere 🌚..

Duh ada yang kangen dede gak?.. Angkat kaki nya coba...

Maapin ya aku jarang up.. You know lah alasannya kalo yang baca wall..

.. Enjoy ya








Votemen loh...







Komen loh achu tak suka kacang ~~





Jan lupa ye...













Unch deh yang udah vote...

..










Udah belum?












Vote dulu say gak nyampe satu detik kok..









Sekian dan terimakasih 😍










Hingga akhirnya mobil itu berhenti tepat diperkarangan salah satu rumah.. Dan itu adalah Jinyoung dengan vasco.. Lalu setelah itu mereka masuk kedalam rumah secara beriringan..

" hey.. Ganti bajulah akan ku siapkan makan siang ". -vasco

Kata vasco sambil mengelus rambut Jinyoung

" siap kapten!!". -Jinyoung

Lantas Jinyoung bergegas menuju kamarnya dan berganti pakaian..

Karena lapar Jinyoung terburu buru keluar dari kamar nya menuju meja makan..

Disana sudah ada vasco yang menyiapkan makanan...

" nah ayo makan adik kecil ". -Jinyoung

" tentu ahhh aku sudah sangat lapar ". -Jinyoung

Dan mereka pun makan dengan tenang.. Sampai seseorang memencet bell rumahnya...

"  ah itu siapa lagi ". -Jinyoung

" coba kau periksa saja siapa tau penting ". - vasco

Dan itu adalah






Daniel lagi

"  ugh mau ngapain? ". -Jinyoung

mau main ama bae lah ". -Daniel

" yaudah ayo masuk sekalian makan dulu ". -Jinyoung

Lalu Jinyoung mempersilahkan Daniel masuk kedalam rumahnya..

Mereka makan dengan tenang diselingi candaan Daniel dengan vasco..

Setelah selesei makan.. Mereka main video game di ruang keluarga.. Dengan Jinyoung yang terlihat frustasi karena gak pernah menang..

Tiba-tiba Bell rumah berbunyi kembali..

" ah biar aku yang buka pintu". -vasco

Setelah itu vasco beranjak dari duduk nya dan berjalan kearah pintu..

Vasco melihat seseorang yang mematung dihadapan rumah nya..

" siapa kau? ". -vasco

" aku teman sekolah Jinyoung ".

" wah benarkah?  Aku tak menyangka ada yang tahan dengan sikap Jinyoung selain Daniel, ayo masuk ". -vasco

Dengan senang vasco membawa seseorang itu masuk kedalam rumahnya

" adik kecil, mengapa kau tak bilang mempunyai teman lain? ". -vasco

Jinyoung terkejut dengan ucapan vasco lantas menoleh dan terkejut

" a--pa?  Kenapa kau ada disini!!  Pergi!!  Dasar sampah! ". -Jinyoung

Vasco dan Daniel terkejut dengan Jinyoung yang tiba-tiba berteriak

Seseorang itu berlutut dan meminta maaf

" Kumohon bae maafkan aku, Maafkan aku tak mendengarkanmu terlebih dahulu ".-Guanlin

Dan itu adalah guanlin yang datang dengan penuh penyesalan

" aku bilang pergi dasar sampah! Kau tak pantas mendapatkan maaf dariku brengsek ". -Jinyoung

Guanlin perlahan berdiri dan mendekati Jinyoung.. Langsung memeluk Jinyoung dengan erat..

" kumohon bae.. Aku lepas kontrol.. ". -Guanlin

Jinyoung memberontak dengan keras berusaha melepaskan pelukan guanlin namun begitu sulit karena guanlin memeluknya begitu erat

" lepaskan dasar sampah!  Jangan pernah muncul lagi dihadapanku!! ". - Jinyoung

Jinyoung berkata dengan lantang namun air mata mulai menggenang dipelupuk matanya..

" aku gak mau bae, kumohon aku ga bisa tanpa kamu ". -Guanlin

Tanpa disadari guanlin mulai menangis.. Ia begitu menyesal atas perbuatannya.. Jinyoung yang tadinya mulai tersentuh saat guanlin menangis..

Sekejap mengingat perbuatan guanlin padanya..

" lepaskan bodoh! Jangan dekati aku lagi,ck sialan ". -Jinyoung

Dengan sekuat tenaga Jinyoung mendorong guanlin hingga pelukannya terlepas.. Dan pergi kekamar nya begitu saja..

" tunggu!  Ada apa ini? ". -vasco

Guanlin menceritakan semua kejadian yang terjadi pada Jinyoung atas perbuatannya.. Membuat vasco naik pitam dan memberinya tonjokan yang membuat guanlin tersungkur ke lantai..

" kau pantas mendapatkannya sialan!  Sampah sepertimu tak pantas untuk adikku! ". -vasco

" ku mohon aku menyesal.. Aku ingin memperbaiki segalanya.. Beri aku kesempatan kedua.. Ku mohon ".  
-Guanlin

Guanlin berlutut dihadapan vasco mengatakan dengan sesungguhnya.

Vasco melihat kesungguhan di mata guanlin rasa penyesalan yang begitu mendalam

Vasco membantu guanlin berdiri..

" kau sungguh menyesal? ". -vasco

" aku sungguh menyesali semuanya". - Guanlin

Vasco mengambil nafas dalam

"kalau begitu perbaiki hubungan dengan adikku mungkin tidak akan mudah tapi tetap berusahalah". -vasco

Guanlin tersenyum senang mendengar perkataan vasco.. Ia bertekad akan memperbaiki hubungannya dengan Jinyoung...



















TBC hahahaha

Vote dan komen yang banyak biar cepet up yaa ~~... Aku menanti lohh

Love you all 😘😘

Love you all 😘😘

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
FOREVER (pandeep ) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang