8. Kangen

100 16 0
                                    


Tok tok tok

"Gue buka pintu dulu" ujar Elvin melerai pelukan adiknya itu, Elvin berjalan menuju pintu.

"Eh lo, masuk" ujar Elvin.

Elvin duduk di sofa ruang tamu dan diikuti oleh Bobby. " mau ketemu ade gue lo"

Dan hanya diangguki oleh Bobby.

"Bentar gue panggilin dulu" ucap Elvin seraya berjalan ke arah Rara yang sedang menonton TV.

"Siapa bang?"tanya Rara.

"Ada Bobby sana tuh, abang kekamar dulu" ucapnya.

"yaudah" ucap Rara seraya bangun dan berjalan menghampiri Bobby yang duduk disofa ruang tamu.

Rara langsung mendudukan bokongnya disebeleh Bobby. "Ngapain?" Ucapnya.

"Ngga" Ucap Bobby.

"Oh."ketus Rara.

Shit!

"malem malem gini lo mau ngapain kesini" ucap Rara, Rara ini sama sekali tidak terpengaruh dengan sikap Bobby yang selalu memberi perhatian lebih untuknya.

"Pgn ketemu lo" mendengar itu Rara hanya memutar matanya malas.

Bobby mengacak pelan rambut yang ada disampingnya itu.

"Bobby!"bentaknya.

"Apa?" Ucap Bobby sambil menaikan satu alisnya.

Rara memukuli Bobby, dan Bobby langsung menarik Rara kedalam pelukannya dan mengecup puncak rambutnya. Belakang ini Bobby selalu mengambil kesempatan dalam kesempitan, dia sering mencium Rara jika ia mau.

"Lepasin Bobby apaan si lo"ucap Rara yang mencoba melepas pelukannya.

"Gaakan gue lepas"

Bobby semakin mengeratkan pelukannya, ia sangat rindu dengan gadis ini. Jika bisa ia akan segera menikahi gadis yang ada didalam pelukannya itu.

"Bobby lepasin, gue engap!"

"Bodo"

Rara pasrah ia menenggelamkan wajahnya di dada Bobby membiarkan tunangannya ini memeluknya.

"Ra"

Membuat gadis ini mendongakkan kepalanya menatap Bobby.

Cup

Bobby mencium sekilas kening Rara, membuat denyut jantung Rara berdetak dengan cepat tak seperti biasanya.

Rara segera melerai pelukannya, ia tak berani menatap Bobby. Apa yang dilakukan Bobby baru saja, membuah pipinya memerah.

Padahal ini kali kedua Bobby mencium keningnya, tapi rasanya seperti berbeda.

Rara hendak pergi namun tangannya lebih dulu ditahan oleh Bobby. "Mau kemana?"

"e-mm itu ambil minum buat lo"

Bobby menarik lengan Rara, dan kembali duduk disampingnya. " gue ga haus, gue cuma mau lo" bisik Bobby, membuat bulu kunduk Rara merinding.

Membuat Rara menegang, Bobby hanya terkekeh melihat wajah gadis disampingnya itu.

"gue pulang dulu, besok gue jemput" ucap Bobby lalu pergi meninggalkan Rara yang masih mematung dengan ucapan Bobby tadi.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jul 21, 2022 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

INDIRATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang