" Lo"
" hmm"Ya yang di tabrak icha adalah alvino alexander siswa tampan nan rupawan yang banyak di gandrungi kaum hawa,siap yg tidak terpesona dengan ketampanan seorang alvino wajah tampan ,hidung mancung,rahang tegas,badan tegas,kulit putih bersih,rambut coklat menambah kadar kegantenganya tapi semua orang tau ia memiliki sifat dingin kepada siapapun kecuali pada keluarga dan teman terdekatnya .entah apa penyebabnya ia bisa menjadi pria dingin seperti sekarang padahal dulu ia orang yg humoris.dan satu lagi ia adalah anak pemilik sekolah dan ia juga menjabat sebagai ketua osis di sekolahnya.entah apa yg bisa membuat ia di pilih menjadi ketua osis padahal kalo di suruh pidato didepan guru dan siswa siswi ia hanya bicara seperlunya saja tapi mungkin karena kadar ketampanan nya yg membuat para siswi memilihnya.
" eh,kak vino apa kabar ka ada yg sakit ngga ka,aduh sory kak icha ga tau kalo yg nabrak icha itu kaka" jelas icha .
Vino hanya menaikkan sebelah alisnya pertanda ia sedang bertanya.
" eh..ka vino kok diem aja kaka sakit atau kaka pegel atau kaka sariawan atau kaka lagi badmood atau ..
" berisik" potong vino
" eh maaf ka icha salah tapi icha ngga sengaja nabrak kaka sumpah ka " ujar icha sambil mengangkat kedua tangannya membentuk huruf 'v'
" hhmmm"
" kok hhmmm doang sih kaka masa ga ada jawaban lain sih kaka yg agak panjangan kek biar icha seneng gitu.' cerocos icha panjang lebar.
" hhmmmm" jawab vino lagi.
" heran icha tuh sama kaka bisa " nya kaka kepilih jadi ketua osis padahal kan kaka kalo ngomong pelit "tanya icha.Alvino hanya memandangi gadis di depannya ini,menurutnya ia satu " nya gadis yg berani bicara panjang kali lebar kali tinggi ia merasa gadis di depannya ini gila mungkin sinting.
" aneh" gumam vino .
" apa kak ,kaka bilang apa kalo ngomong tuh yg jelas dong jadi kek orang bisik " kan aku ga kedengeran ka " ujar icha .
Vino menatap gadis ini tajam bahkan menusuk sampai icha tidak berani menatapnya lagi ia menjadi takut sendiri." maaf ka" ujar icha bersalah
" hhmmm"Setelah itu vino meninggalkan icha sendiri .
Icha pun mulai mengeluarkan umpatannya " dasar cowo aneh ,dingin banget kek kulkas,tuh orang waktu emanya nyidam ,nyidam apa sih apa jangan - jangan emanya nyidam nyemilin kulkas sampe anaknya dingin kek gitu" cerocos icha kembali melanjutkan perjalanan menuju kelas yg sempat tertunda.Setelah kejadian tadi vino tidak langsung ke kelas melainkan ke rotroof tempat biasa ia menenangkan diri.sesampainya disana ia melihat teman " nya sedang asik merokok,walaupun ia seorang badboy di sekolahnya ia tidak pernah mencoba narkoba atau pun roko.
Melihat alvino datang teman - temannya langsung mematikan roko tersebut." ehh abang vino udah dateng" seru rizal .
" dari mana aja lo" tanya angga.
" cewek" jawab vino singkat.
" hah cewek maksud lo apa sih" tanya rizal.
" cewe sinting" jawab vino lagi.
" apaan sih cewe sinting siapa sih kalo ngomong tuh yg jelas dong vin" tanya angga yg sudah mulai prustasi.
" cewe gila" seru vino lagi.
" zal,lo ngerti maksud vino ngga?" tanya angga pada rizal.
" ya mana gue tau lo tau sendiri gue itu lemot ngga" jawab rizal memasang wajah polosnya.
" gue ketemu cewek stres" ucap vino lagi.
" ohh,...cewe stres siapa namanya cantik ngga ,bohai ngga ,imut ngga ,kalem ngga ,manis ngga" cerocos rizal.
" brisik nyet kalo nanya satu - satu ealah kagak bakal di jawab semuanya ini sama si ice ini " jawab angga.
" oh iya lupa gue kalo punya temen es ya" ujar rizal sambil nyengir kagak jelas.
" jadi cewe itu siapa vin?" tanya angga lagi.
Yang di tanya hanya mengedikkan bahu pertanda tidak tahu.
" ealah gimana sih lo ,orang nabrak cewe tuh harus nya kenalan."
" brisik" jawab vino tajam.
" iya vin ,iya" jawab rizal.
" gimana mau masuk kelas ga nih?" tanya angga .
" gue ngga ah males pelajaran bu rita galak banget dia njir,serem gue liatnya apalagi kalo ngeliat gue kayak tuh gimana apa mungkin dia demen ama gue" cerocos rizal.
" eh kutil dia bukan demen ama lo tapi gedek ama lo " jawab angga sambil menoyor kepala rizal.
"Lah emangnya gue salah apa" tanya rizal.
" karena kemaren lo ngatain dia gendut " jawab angga kelewat kesel.
" masa sih perasaan gue kagak bilang gitu,gue cuma bilang kalo badannya itu lebar angga" jawab rizal.
" astaga lo tuh pura - pura bego apa emang lo bego beneran sih zal pusing gue" jawab angga sambil mengacak rambutnya.
" gue engga boge ya " jawab rizal.
" bego anjir bukan boge "ucap angga.
" serah gue lah " ujar rizal.
" bodo amat " ujar angga.
" amat ngga bodo" ujar rizal.
Untung temen batin angga.Melihat keributan kedua sahabatnya vino memilih pergi dari pada harus mendengarkan anak curut itu berdebat sampe lebaran monyet pun ngga bakalan selesai pikirnya.kini ia memilih untung ke lapangan basket untuk bermain basket selain ketua osis vino juga seorang kapten basket.sesampainya di lapangan ia langsung melepas seragamnya menyisakan kaos putih menambah kadar ketampanannya.
Banyak tepuk tangan dan tiuh di pinggir lapangan karena pangeran di sekolah mereka sedang bermain basket di sana.
" aaabanggg vino keren banget njir"
" kak vino ganteng banget ya Allah"
" kaka vino ko tampan banget sih"
" ka mau ga jadi pacar aku"
" enak aja dia itu calon bapa dari anak - anak gue ya."
"Sampe syahrini kaka adean ama raisa juga kagak bakalan vino mau ama lo"
" yee sirik aja lu"
Kira kira begitulah sorak gembira fans alvino alexander.Sedangkan ya di bicarakan hanya bersikap acuh ia tak mengindahkan perkataan kaum hawa yg sedang menyemangatinya.
Hingga akhirnya matanya tertuju pada sosok gadis yang tadi menabraknya,ia terlihat tersenyum bahagia bersama teman - temannya tanpa di sadari lengkungan di bibirnya terbentuk walau hanya sedikit.Sampai akhirnya jam pelajaran pun di mulai kembali.ia mengenakan seragamnya lagi serta balik ke kelasnya.

KAMU SEDANG MEMBACA
My Senior is Ice boy
WerewolfProlog Bukan kah dalam menjalani hubungan harus berjuang bersama tapi aku rasa hanya aku yg berjuang nyatanya kau hanya diam."Icha" " dengarkan dulu aku bisa jelasin" ucap vino. " apalagi yg mau ka vino jelasin icha muak ka" tangis icha kembali pec...