BAB I:Gadis Bermata Hijau

718 9 0
                                    

Berikut adalah beberapa istilah asing yang dipakai dalam cerita:

Suheng 师兄: kakak seperguruan/ senior

Sute 师弟: adik seperguruan/ junior

Hengte 兄弟: adik angkat

Twahiap 大侠: pendekar besar

Suhu 师傅: guru

Cukong 主公: tuan

Kangouw 江湖: dunia persilatan

Khikang气功: tenaga dalam

Kiam : pedang

Pay : sekte/ partai

Masih bisa kamu berbangga karena membunuh orang? Membunuh adalah bukti kepencundangan. Bukti ketidakmampuan untuk menyelesaikan masalah dengan cara beradab. Semakin banyak membunuh semakin pecundanglah dirimu itu, tak perlu merasa hebat, tak perlu merasa gagah, apalagi berlagak pahlawan ketika banyak orang mati di tanganmu. Dirimu hanya akan merusak kehidupan ini.

Kamu hanya akan menjadi racun dalam tubuh bumi.

Itu pasti salju! Begitulah kata orang ketika melihat beludru berwarna putih yang menyelimuti daerah itu. Kemudian ketika mereka merasakan terik yang sedemikian rupa dan mendengar sesekali desir ombak yang ganas di memecah keheranan. barulah mereka sadar bahwa itu adalah pasir yang sedemikian putih adanya. Tidak pernah salju. Seperti layaknya sebuah pesisir laut tentu saja disana banyak batu karang yang menyerupai bola salju akibat tertimbun pasir putih namun kemudian akan menjadi karang lagi setelah dimandikan oleh debur ombak.

Adalah seorang pendekar tua.Usianya sekitar 60 tahun adanya. Pakaianya compang camping akan tetapi di bahu kananya terpasang perisai perak seperti milik lukisan dewa di gerbang kuil. Ia mengendap endap dibalik karang karang itu mengamati, menghitung, sambil berusaha mengatur detak jantungnya yang tidak karuan. Meskipun sebentar lagi dia akan melupakan namanya sendiri namun tidak pernah dengan dunia kangouw. Namanya sudah terlanjur tersohor sehingga setiap orang yang mendengarnya pasti menganggukan kepala atau menelan ludah. Sedari tadi dahinya mengkerut. Keringat berkristal-kristal jatuh membasahi pipi dan seluruh kerutan wajahnya yang tua itu. di tangan kanannya terhempit sebilah pedang yang tak kalah putihnya dengan pasir di telapak kakinya. Thi Bhe Kiam 天马剑 (pedang sembrani) nama pedang itu yang dahulu sekali itu adalah milik heng te nya.

Jauh sebelum keriput-keriput bersarang di wajahnya lelaki itu telah membunuh banyak sekali orang. Baik itu seorang biasa maupun pendekar. Baik itu memang orang yang tersohor jahat atau tersohor baik. Baik orang itu pernah berdosa atau sama sekali tidak pernah berdosa. Satu, dua, tiga, empat, seterusnya sampai lima puluh tujuh. Lelaki tua itu dengan retina tuanya mengamati segerombolan pendekar dengan jumlah yang tidak sedikit berjalan menyisiri pasir putih. Gerombolan pendekar itu tak lain adalah He Coa Pay 火蛇派 (sekte ular api) sedang menuju pergi menuju ke Sit Kong Si 失光市 (kota padang hilang). Selesai mengamati dan mengatur peredaran khikang nya Lelaki tua itu melompat dengan badan besarnya berteriak keras sekali sambil menghunuskan pedangnya tinggi-tinggi kelangit. Lelaki tua melompat tinggi-tinggi dan langsung menancapkan pedangnya ke salah satu dari mereka lima puluh tujuh mati satu masih ada lima puluh enam lagi namun karena sedemikian terhentak gerombolan itu tersebar porak-poranda berterbangan bersama dengan butiran pasir-pasir putih itu.

Kuda kuda panik gerombolan pendekar satu persatu turun dari kuda dan menyerang lelaki tua tersebut dengan jurus mereka masing-masing. Pikir lelaki itu dalam hati "apa kalian lupa akulah yang menciptakan dan mengajari kalian jurus jurus itu" . Satu persatu maju satu persatu mayat mereka kembali berterbangan dilangit. Bersama dengan khikang lelaki tua itu yang mambuncah-buncah sehingga menimbulkan ombak di lautan pasir putih yang perlahan mulai memerah itu. Lelaki tua bergerak begitu lincah ia bahkan tidak memikirkan setelah ini mau mengeluarkan gerakan atau jurus apa ia hanya bergerak dan bergerak sambil menghitung dalam hati 5, 6, 7, 8, 9 "Mo Kim Kang Tsui 魔金刚锥 (Bor Vajra iblis)!" Teriak salah seorang dari gerombolan itu. Sepotong tombak menghunus kakinya pada hitungan 13.

Rumah Harimau Emas 金虎門 (Kim Houw Bun)Where stories live. Discover now