"eh ada melodi."ucap nya agak sedikit terkejut karena melihat ku setelah pintu kembali tertutup.aku hanya menatap nya datar sebelum ia melanjutkan kata kata nya."cari siapa?cari saya yaaa?"
Lihat lah betapa pedenya dia.lagi pula mending aku mencari bapak nya biskuit khongguan yang masih menjadi teka-teki dari pada mencari dia.
Kalian tau lah dia siapa.pak Didi.padahal tadi aku sudah berdoa supaya tidak bertemu dengan dia.menyebalkan.
"Bu Mida."ucap ku datar.pak Didi melirik meja bu Mida yang berada tak jauh di belakang ku.dia hanya menganggukan kepala dengan mulut yang agak berbentuk huruf 'o'.
"Emang Bu Mida nya kemana?"tanya-nya lagi.huft serasa di wawancarai.
"Toilet."lagi lagi dia mengangguakan kepalanya.
"Besok jangan lupa ada pengambilan nilai buat pelajaran saya jadi sepertinya saya akan mengambil empat jam."ucap nya panjang lebar.aku sebenernya tidak perduli,jika dia bukan guru ku,sudah ku tinggalkan sedari tadi.
"Ya."ucap ku."permisi."sebelum aku berjalan menuju pintu keluar yang hanya tinggal beberapa langkah.mataku melirik ke pada meja Bu Shanti yang masih di kelilingi oleh geng nya Agra.
Dan saat itu juga mata ku beradu dengan mata salah satu teman Agra yang menatap ku dari pertama aku memasuki ruang guru.
Namanya Gara.aku mengenalnya karena aku sering menulis nama nya di buku ketertiban sekolah.dia satu geng dengan Agra.aku mengetahui nya karena aku sering melihat dia bersama Agra dan geng nya.
🌻🌻🌻
Aku berjalan menuju gerbang dan tepat pada saat itu sebuah mobil mewah berwarna hitam berhenti di depan ku.tak lama seseorang dengan menggunakan seragam serba hitam dan kacamata hitam yang bertengger di hidung nya keluar membukakan ku pintu.
Biasanya aku akan berjalan menuju halte yang tak jauh dari sekolah ku dan menunggu di sana,namun sekolah sudah sepi jadinya ya kayak sekarang.
Aku hanya memasang muka datar ketika dia mempersilakan ku masuk. Aku lelah jika terus seperti ini.
Di perjalanan hanya keheningan yang menyelimuti diriku.aku menatap keluar jendela,banyak kendaraan yang berlalu lalang,ada yang menggunakan motor,mobil,becak,sepeda dan masih banyak lagi.
Dunia luar sangat berbeda dengan dunia ku.jika boleh aku ingin tidur tanpa tuhan bangunkan ku lagi.aku lelah,aku hanya ingin seperti mereka.bebas.
Jujur saja aku sangat memebenci sikap ku yang dingin dan suka berbicara ketus kepada semua orang.aku tidak menginginkan jalur ini,sangat tidak ingin tuhan.
Dulu aku percaya bahwa Tuhan mempunyai rencana yang indah untuk ku,aku selalu percaya akan hal itu. Namun sekarang aku memebencinya.
Tuhan tidak adil,tuhan tidak pernah melihat ku.dia tidak pernah melihat seberapa menderita nya aku.
Setetes air mata jatuh di pipi ku.aku membiarkan nya,untuk apa aku menghapus nya.memang jika aku menghapus nya tuhan akan melihat ku?tidak.
Mobil yang menjemput ku berhenti menunggu dua orang satpam membukakan pintu gerbang yang menjulang tinggi dengan ukiran kayu yang indah.aku langsung menghapus air mata ku yang habis mengalir dengan lancar di pipiku.
Setelah pintu terbuka kami masuk.berjalan menuju pintu utama.setelelah sampai aku turun dengan pintu yang telah di buka-kan oleh salah satu bodyguard yang sama ketika di depan gerbang sekolah.
Pintu ber-cat putih itu terbuka,setelah salah satu asisten rumah tangga ku mendorong nya.aku masuk dengan tas yang hanya menggantung satu di pundak ku.Baru beberapa langkah suara orang yang sangat menyayangi ku terdengar.suara nya lembut dan menenangkan.aku menyukai nya.sangat suka.
"kamu baru pulang sayang?"
Tanyanya,sambil berjalan ke arah ku dengan suara sendal rumah yang begitu menggema di ruangan itu."Iya."kata ku dengan senyum yang agak kaku.dia mencium pipiku setelah berada di hadapan ku.dia menganggukan kepala,lalu melihat wajah ku secara diteil.aku hanya menaikan alis satu.
"Habis nangis Hem?"aku langsung menggelengkan kepala dengan cepat."ngga."ucap ku dengan senyum untuk meyakinkannya.
Dia menatapku dengan mata yang berkaca-kaca dan bibir yang agak maju sedikit.lalu dia memelukku.aku menyukai pelukan itu."maafkan mami.tapi mami akan selalu berusaha untuk kamu."ucap nya tepat di telingaku.
Setetes air mata terjatuh lagi."no mam.i'm ok."ucap ku meyakinkan nya.aku membenci air mata yang keluar dari mata mami.sangat membencinya.
Dia melepaskan pelukan nya dengan ku.lalu menatap mata ku begitu dalam."yasudah.kamu bersih bersih terus makan dan jangan lupa istirahat yang banyak. Okeh?."ucap nya dengan jari telunjuk yang melengkung dan menempel dengan jari jempol.serta senyum menghangatkan nya.
"Oke mi."ucap ku juga dengan gaya yang sama dengan nya."melodi ke atas ya mi."pamit ku.mami menganggukan kepala nya.seblum berjalan menuju tangga aku mencium pipi kanan nya.dia hanya tersenyum.
Setelah menaiki puluhan anak tangga.aku berjalan menuju kamar ku yang tidak terlalu jauh dari sana.aku berjalan sambil memperhatikan rumah ku yang hanya ramai oleh asisten rumah tangga yang sedang berlalu lalang.
Sebelum aku membuka pintu kamar ku,aku melihat pintu kamar sebelah kamar ku yang jarang di tempati.aku
merindukan nya.sangat
merindukan nya.Mata ku mulai memburam karena air mata.ku dongakan kepalaku keatas.setelah air mata itu menghilang.ku tatap lagi pintu kamar itu sambil membuang napas kasar.
Aku membuka pintu kamar ku,lalu ku tutup kembali.aku berjalan menuju kasur yang begitu empuk.ku lempar tas ku ke sisi yang agak jauh dari ku.
Ku banting tubuh ku.ku tatap langit langit kamar ku.cukup lama aku menatap nya.langan yang berada di perutku kini ku pindah kan ke muka ku bagian atas.sehingga menutupi mata ku.
Cukup lama aku menutup mata ku.hingga terdengar suara pesan masuk dari ponsel ku yang menggema di kamar ku yang sunyi.ku geser sedikit badan ku hingga tangan ku bisa menggapai tas ku yang berada di sisi ujung kasur.
Setelah tas berada di tangan ku.ku buka resleting bagian depan tas dan ku ambil ponsel ku dengan posisi masih sama kayak tadi.ada pesan masuk dari nomor yang tidak ku kenal.
+628988XXXX
Hai:)Aku tidak membalas nya.hanya ku baca saja karena menurutku tidak penting.paling hanya orang iseng atau tidak salah kirim.
Aku tidak langsung mematikan ponsel ku.aku scrool aplikasi yang biasa ku pakai untuk mengirim pesan atau pun menerima pesan.
Ternyata bnyak nomor yang tidak ku kenal mengirim pesan kepada ku,tapi tidak ada yang ku balas.percayalah bahwa aku tidak ingin seperti ini.
🌻🌻🌻

KAMU SEDANG MEMBACA
M E L O D I
RandomIni cerita tentang hidup ku.nama ku melodi.nama yang mendeskripsikan bahwa seseornag yang mempunyai nya adalah seseorang yang ceria dan selalu di hiasi oleh nada nada yang indah di hidup nya. Tapi deskripsi itu salah untuk hidup ku.hidup ku gelap.ti...