Empat

6K 525 9
                                        

Author pov

Wanita itu sekarang tengah menjaga adiknya yang sedang tidur. Ia takut jika kejadian tadi terulang lagi, dia tidak ingin melihat adiknya ketakutan seperti itu, karena hanya adiknyalah orang yang paling dia sayang. Karena orangtuanya yang sibuk jadi dialah yang harus menjaga dan mengurus adiknya.

"Jen ga tidur?" tanya Lisa

"Gue tidur disini gapapa ya? Kalian di kamar gue aja, soalnya gue mau jagain Jaemin takut nanti ada apa-apa" jawab Jennie

"Iya-iya. Nanti kalo ada apa-apa panggil kita aja" ujar Jisoo

"Iya santai aja" kata Jennie. Lalu sahabatnya pergi ke kamar Jennie meninggalkan Jennie dan adiknya Jaemin.

"Nona janji bakal jagaik kamu. Karena Nona sayang banget sama kamu, jadi kamu jangan tinggalin nona" ucap Jennie sambil mengelus kepala Jaemin lalu mencium keningnya.

"Nona belum tidur?" tanya Jaemin yang terbangun dari tidurnya

"Kamu sudah bangun? Apa nona mengganggu kamu?" tanya Jennie balik

"Engga nona engga ngeganggu Jaemin. Kenapa nona ga tidur?" tanya Jaemin

"Nona kan harus jagain kamu? Nanti kalo kamu kenapa-napa gimana?" jawab Jennie

"Nona tidur aja. Jaemin gapapa kok. Kan besok nona harus sekolah" kata Jaemin

"Iya nona tidur. Kamu juga tidur"

"Nee nona. Good Night"

"Good night too"

                                      ~~~

Pagi hari ini mereka sudah terbangun dari tidur dan mimpi mereka masing-masing. Dan sekarang mereka berlima sedang sarapan sebelum berangkat sekolah.

"Jaemin kamu sekolah dimana?" tanya Rose

"Sekolah aku kan sebelahan sama sekolah nona" jawab Jaemin

"Oh iya. Kelas berapa?" tanya Rose lagi

"Kelas 9" jawab Jaemin

"Berangkatnya bareng aja sama kita" kata Lisa

"Emang mau bego!"

Mereka pun selesai sarapannya dan segera menuju mobil untuk berangkat sekolah.

"Jaemin nanti kamu di sekolah harus hati-hati! Kalo ada orang yang ga kenal jangan di deketin!" kata Jennie. Sebenernya Jennie itu khawatir takut kejadian lagi kaya semalem.

"Iya nona"

"Satu lagi. Pulang sekolah harus bareng nona"

"Nee. Sudah nyampe nona aku turun dulu"

"Hati-hati Jaemin" Blackpink melambaikan tangan ke Jaemin dan di balas sama Jaemin.

"Oke Nona" balas Jaemin dan langsung pergi menuju kelasnya.

"Apa dia akan baik-baik aja?" tanya Jennie dengan nada cemas

"Maksud lo?" Lisa nanya balik

"Gue takut kaya kejadian malem lagi. Nanti kalo badut itu dateng lagi gimana?"

"Badut? Bukannya waktu kita lagi nyelesain misi ada badut juga kan? Apa badut yang sama lagi?" tanya Rose

"Bisa jadi. Tapi kalo badut itu, kenapa dia datengin Jaemin dan neror kita. Bukannya misi kita udah selesai?"

"Kayanya misi kita belum selesai deh"

"Belum selesai? Maksudnya?"

"Iya. Nanti kita bicarain lagi sama yang lain!"

"Udah nyampe nih cepet turun!" kata Lisa

"Iya biasa aja kali Lis"

Mereka turun dari mobil dan langsung menuju kelasnya. Tidak butuh waktu lama mereka sudah sampai di kelas mereka dan duduk di tempat duduk masing-masing Lisa sama Jennie di belakang, dan Rose sama Jisoo di depan mereka berdua.

Saat mereka duduk mereka mendapatkan surat aneh.

"Misi kalian belum selesai. Mengapa kalian sudah pulang begitu saja! Jika kalian tidak membereskan misi ini. Maka keluarga kalian dan kalian akan di teror selalu! Ingat itu!"

Surat itu ditulis menggunakan darah. Darahnya terlihat seperti baru. Dan bukan hanya mereka teman-temannya yang ikut kemarin pun dapat surat seperti itu.

"Kalian dapet surat ga?" tanya Jin

"Iya gue dapet. Tapi apa maksudnya? Bukannya kita udah nyelesain misinya?" tanya Rose balik

"Gue juga gatau. Waktu tadi gue dateng pas gue duduk suratnya udah ada, pas gue tanyain ke yang lain mereka bilang pada gatau" jelas Mingyu

"Gimana ini? Aku takut Kookie" ucap Tzuyu sambil meluk tangan Jungkook dan Lisa melihat itu hanya memasang wajah datar saja tapi dihatinya mah sakit banget. Jungkook yang melihat Lisa menatapnya langsung melepaskan tangan Tzuyu.

"Apaan sih lo biasa aja kali" Jungkook menghempas tangan Tzuyu

"Kok Kookie gitu sih"

"Gue bilang diem!"

"Jadi ini kita harus gimana?" tanya Taehyung

"Jangan lanjutin misinya aku takut Tae" jawab Nayeon langsung mendekat ke Taehyung

"Apaan sih jangan deket-deket bisa?"

"Kan aku takut Tae" Jennie yang melihat mereka berdua hanya melirik sekilas lalu mendengarkan yang lain.

"Gausah lebay!"

"Udah-udah."

"Gue juga mau ngasih tau" kata Jisoo

"Kasih tau apaan?" tanya S.Coups

"Jen ceritain ya?" tanya Jisoo ke Jennie dan Jennie hanya mengangguk bertanda boleh.

"Kan gini kemaren adik si Jennie si Jaemin di datengin sama badut" kata Jisoo

"Badut?"

"Iya badut. Menurut gue badut yang waktu itu di sekolah ini, waktu kita nyelesain misi itu" jelas Jisoo

"Oh. Gue tau!"

"Iya. Terus si Jaemin di kunciin di kamarnya sama badut itu. Waktu kita kerumah si Jennie pintu rumahnya udah kebuka"

"Gasalah lagi ini kerjaan badut itu!"

"Tapi si Jaemin gapapa?" tanya Wonwoo

"Ga dia baik-baik aja. Tadi juga sekolah, tapi si Jennie masih khawatir takut badut itu ngedatengin si Jaemin lagi"

"Sekolahnya dimana si Jaemin?"

"Itu gedung sebelah"

"Oh. Tapi kalian ada yang di teror ga?" tanya Jin

"Gue sih belum. Gatau yang lain"jawab Lisa

"Gue juga belum"

Tiba-tiba guru datang dan mereka pindah ke tempat duduk masing-masing.

VOMEEN!

'MYSTERY' [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang