Barat
"Rose kayanya kita cari ke ruangan itu deh" kata Jimin
"Yaudah masuk aja" kata Rose.
Jimin masuk ke ruangan itu gatau mereka juga itu ruangan apa. Mereka nyenter semua sudut ruangan dan mereka kaget karena tiba-tiba ada angin ngelewat di belakang mereka.
"Angin paan tuh?" tanya Mingyu langsung melihat kebelakang.
"Kaya ada yang ngelewat" kata Rose.
"Jadi merinding" ucap Jeongyeon.
"Kita liat kebelakang barengan, kalo gue udah hitung satu sampai tiga baru kita liat kebelakang. Oke?" saran Mingyu dan diangguki oleh keempat temannya.
"Satu.... Dua....Tiga" mereka melihat kebelakang dan ada hantu badut. Ini beda lagi bukan kaya yang waktu tapi masih sejenis badut.
Badut melambaikan tangan ke mereka. Para cewenya ngumpet di belakang cowonya. Jimin sama Mingyu ngeberaniin diri buat ngobrol sama badut itu. Mereka harus buang jauh-jauh rasa takut itu.
"Mau ngapain lo kesini! Jangan nakut-nakutin kita!" kata Mingyu. Itu juga aga sedikit takut tapi dia beraniin diri aja.
"Hei jangan seperti itu. Kalian sedang mencari boneka kan? Carilah bonekanya sebelum pukul 12 malam. Jika kalian tidak bisa menemukan boneka itu. Maka dia akan kubawa"
Mingyu dan Jimin melihat kearah yang di tunjuk badut itu dan mereka terkejut saat yang di tunjuk itu Rose. Bagaimana tidak terkejut mereka tidak ingin kehilangan orang yang mereka sayang dan mereka juga tidak ingin kehilangan sahabat mereka.
"Kenapa harus dia? Aku tidak akan membiarkan kau mengambil Rose!" teriak Jimin.
"Aku tau kau sangat mencintainya kan? Jadi carilah boneka itu sampai dapat. Jika tidak dia akan benar-benar kubawa. Tapi tenang saja aku tidak akan membawanya sendiri salah satu dari teman kalian pun akan ku bawa. Lihat saja"
Setelah berkata cukup panjang badut itu akhirnya pergi, sekarang mereka sedang berpikir bagaimana mencari boneka itu.
"Kita harus cari kemana?" tanya Jeongyeon.
"Gue tau!" kata Rose.
"Maksud loh?" tanya Mingyu yang bingung dengan perkataan Rose.
"Waktu itu kita nemuin bonekanya di Uks. Mungkin bonekanya disimpen gajauh dari Uks. Karena mereka gamungkin nyimpen bonekanya jauh dari tempat semula" jelas Rose.
"Waktu itu gue pernah bilang ke kalian kalo gue ngeliat boneka itu di ruang gur. Kan kalian tau kalo ruang guru itu sama Uks ga jauh-jauh amat cuman di lewati sama dua kelas" jelas Rose dan dianggukin oleh yang lainnya.
"Berarti kita cari di kelas 11 ipa 1!" teriak Jimin.
"Gausah teriak bisa ga!" kesal Rose.
"Iyaiya"
"Sekarang kita jalan kekelas itu" kata Mingyu.
Mingyu jalan paling depan. Rose di belakangnya kalo Jimin daritadi di tempel mulu sama si Jeongyeon. Gatau si Jimin kenapa bisa ketempelan dia.
Selatan
Di arah Selatan beda sama yang lain. Disini semuanya pada gabanyak bicara, pada diem semua kecuali si Nayeon dari tadi nyerocos mulu kaga ada berhentinya.
"Tae deket gue dong. Gue takut" kata Nayeon. Lebay amat tuh anak padahal gue juga biasa ae.
"Bisa diem gak sih Nay!" tegas Taehyung dan Nayeon pun langsung diem.
!['MYSTERY' [END]](https://img.wattpad.com/cover/180665218-64-k940336.jpg)