malamnya, setelah kejadian june menghantarkan rose pulang ke rumahnya june tiba-tiba saja mengechat rose.
june : rose
june : ini gue june
june : saveback ya! :)
faktanya memang june dan rose tidak saling menyimpan kontak. mereka hanya tahu nomor whatsapp satu sama lain karena ada di grub whatsapp yang sama.
ya apalagi kalau bukan grub ekskul musik.
cukup lama june menunggu jawaban rose, membuat lelaki itu hampir saja terlelap.
tetapi getaran di smartphone-nya membuat lelaki itu terbangun seketika.
rose : sorry baru balas
rose : iya, june:)
kemudian percakapan-percakapan lain pun mulai mengalir.
june tersenyum beberapa kali. ternyata rose ini tipekal orang yang selama ini ia cari-cari.
***
sepanjang perjalanan menuju kelasnya, june tak henti-hentinya tersenyum.
hal ini membuat seantero sekolah kebingungan. ya pasalnya june itu biasanya memasang wajah sangar dan dingin, tapi hari ini wajahnya sudah bak tertimpa durian runtuh berkali-kali.
dokyeom, teman sebangku june yang sudah lebih dulu datang memandang june aneh.
"woy kenapa lo bro?"
june yang diteriaki begitu hanya mengangkat alis, kemudian tas hitamnya ia taruh di kursi sebelah dokyeom.
"gue lagi seneng nih, njay. nanti lo gue traktir deh."
"widih tumben, kesambet apa lo?"
"kesambet temennya yuju, wkwkkw."
"siapa? rose?"
june tersentak, "lah kok lo tau?"
dokyeom menyeringai. wajah sombongnya ia perlihatkan.
"gue kan cenayang."
"eh serius, tau darimana lo? perasaan baru kemarin gue naksir si mawar."
"lo itu gampang ketebak, bor. dari dulu juga lo mandangin rose dalem gitu."
"eh? emang iya?" tanya june tidak percaya. perasaan selama ini dirinya memandang rose biasa saja.
"dah, lo mau ngikut gak? ipa 4 nih!" dokyeom beranjak sembari membawa sebuah buku.
"eh? ngapain lo ke sana?"
"balikin bukunya si ujuy nih. gue habis nyontek kerjaannya."
"lah? emang anak ipa sama kayak ips?" june kebingungan. pasalnya dirinya dan dokyeom ini anak ips, tapi kenapa dokyeom bisa menyontek pekerjaan yuju?
"lo pikir anak ipa kagak ada sejarah wajib. dah kuy ikut! entar nyesel loh!"
"kuy."
june pun akhirnya mengekori dokyeom menuju kelas xi ipa-4 yang agak jauh dari kelas mereka, xi ips-3.
***
"mISIII SPADAA ASSALAMUALAIKUM." dengan tidak tahu malunya, dokyeom berteriak-teriak di depan pintu ruang kelas xi ipa-4.
june menyikut dokyeom, "jangan teriak-teriak njir!!"
tapi yang disikut seakan tidak peduli. mata dokyeom kini mengarah pada sosok yuju yang berjalan ke arahnya.
"berisik lo kuda!!" bukannya menyambut baik, yuju malah memarahi dokyeom.
"yaelah juy, pangeran datang tuh harusnya disambut baik-baik."
"halah bacot bener dia ju," ujar june kepada yuju.
"hooh nih. udah mana lks sejarah gue?"
"nyoh!" dokyeom memberikan buku yang sedari tadi dia pegang kepada yuju.
"sama-sama loh yeom!" sindir yuju lantaran dokyeom tidak mengucapkan terimakasih kepadanya.
"hehe makasih ujuy!!!" dokyeom mengacak rambut yuju.
yuju pun hanya memberikan tatapan tajamnya.
"juuuu ini gimana jadinya?" seorang perempuan tiba-tiba saja berlari ke arah yuju.
june yang tadinya celingukan melihat ke arah dalam kelas, sekarang langsung terfokus kepada perempuan yang berlari ke arah yuju itu.
ya, dia rose.
"e-eh sorry, gue ganggu kalian ya?" tanya rose setelahnya. dirinya merasa tak enak lantaran mengira yuju tengah ada urusan dengan dokyeom dan june.
"ehmmm." dokyeom hanya berdeham sembari melihat ke arah june, bermaksud menggodanya.
"hai, rose!" entah atas dorongan apa, june mengatakannya. dengan pandangan hanya lurus ke arah rose. dari sisi manapun terlihat jelas june tengah terpesona dengan rose.
"a-h-ai june?!" rose agak kikuk.
yuju terlihat menyenggol lengan rose. wajahnya nampak sekali tengah menggoda rose.
"lo gak ganggu kok rose, malah si juned ini seneng kalau ada lo di sini!!!"
june kontan melotot ke arah dokyeom.
lalu, lelaki itu menggaruk tengkuknya walau tak gatal. jelas sekali dirinya malu.
"yeom urusan lo sama yuju udahan kan, yok balik! bentar lagi si chanyeol masuk abis lo!"
chanyeol yang dimaksud adalah guru matematika june dan dokyeom. memang, anak-anak itu tidak pernah sopan memanggil gurunya tanpa embel-embel pak/bu.
"weh yoi. duluan ya juy, roje si cantik!!"
june hanya tersenyum singkat ke arah kedua gadis itu lalu menarik paksa dokyeom yang memiliki badan lebih kecil darinya.
"jadi beneran sama june nih??" goda yuju setelah kepergian june dan dokyeom.
"apasih ju, cuma temen biasa kok!"
"halah palingan cinta bersemi setelah dianterin pulang, widiw bagus tuh dijadiin judul ftv!!"
rose memilih diam, kalaupun menjawab pasti teman sebangkunya itu malah semakin menjadi-jadi.
***

KAMU SEDANG MEMBACA
[3.] only you \\ jun&ros✔️
Fanfictionkamu itu yang pertama dan satu-satunya 🍀[97L] : series 3 playlist stories : written in lowercase : series fanfiction!