Akhirnya dokter ngecheck keadaan nazlah dan fani sama faiz keluar..
15 menit kemudian.
Dokter tersebut keluar.."nazlah sudah baik baik saja tidak ada yg perlu dikhawatirkan..bagusnya kemungkinan nazlah untuk hidup bertambah 10℅jadi dia sudah bisa dijenguk"kata dokter tersebut.
"Dok,kita boleh masuk"
"Boleh, tapi jangan bikin dia mikir yg kuat kuat ya..saya pergi dulu"
"Baik dok makasih"kata fani
Mereka ber two masuk..dan diliatin pake tatapan bingung sama nazlah sambil ngemiringin kepalanya..pokonya GEMAY deh
"Hi"kata fani
"Kamu siapa?"tanya nazlah.
"Aku fani,sahabat kamu yg cakepnya naujubilah"
"Iya sih kamu cantik..tapi aku lupa sama kamu"kata nazlah
"Gapapa kok..ohya gw faiz..sahabat lo juga"
"Oh hai,"
"Kalian pacaran?"lanjut nazlah
"Iya kami pacaran"kata fani sama faiz bareng.
"Aku gak punya pacar ya?"tanya nazlah
"Punya namanya mulya..dia orangnya kecil kecil berotot dan manja"kata faiz
"Mulya..?aduh kepala aku sakit"kata nazlah maksain inget mulya dan fani faiz