Matahari kini menyinari pagi
Isak tangis keluarga tak henti2nya ketika melihat Tian bersama kekasihnya di bawa ke ruang operasi
Aku ngak bosan buat berkorban apapun untuk kamu - batin Tian saat melihat icha di sampingnya
I love you - itulah kata kata terakhir tian untuk icha
Sebelum matanya terlelap
***
Sekita kurang lebih 1 jam setengah akhirnya dokter ridho keluar dari ruang operasi
Gimana dok? - tanya bang fozan
Operasi berjalan lancar, tapi pasien belum siuman mungkin sekitar sejam lagi baru pasien akan sadarkan diri - ujar dokter ridho
Alhamdulillah - ucap keluarga lainnya
Tapi bersamaan dengan itu Tian sudah meninggalkan kita semua - lanjut dokter ridho
Semua keluarga tampak tak bisa menahan tangisannya akan kepergian putra mereka
Saya ingin berterimakasih atas pengorbanan anak kalian - ucap papa icha
Sudahlah, ini adalah keputusan yg diambil anak kami sendiri saya selalu mendukungnya - ucap ayah Tian dan bunda tian pun mengangguk
***
Icha kini sudah dipindahkan dari ruang ICU ke ruang rawat dan di temani dengan keluarganya bahkan keluarga Tian juga masih ada disana bersama teman2 lainya
Icha prov....
Aku membuka mataku, ntahlah apa yg terjadi aku hanya bisa merasakan pegal2 di seluruh tubuh ku .perlahan aku melihat samar samar orang yg berada di dekat ku
Aku dimana? - pertanyaan pertama yg terlontar dari mulutku
Rumah sakit - jawab bunda Tian dengan ramah
Bunda? - sahutku
Ceritanya panjang nak yg jelas kamu skrng istirahat aja dulu supaya cepat sembuh ya - ucap mamaku
Dek!! - seorang laki laki mengusap pelan kepalaku
Bang ulis!! - sahutku
Yea, mo nangis ni pasti, udah ah cepet sembuh ya - ucap bang ulis dengan senyuman
Kemas? - sahutku
Udah cha istirahat aja dulu gws ya - sahut kemas ramah
Aku menyapu habis pandangan ku untuk mencari sosok pria yg ku cintai
T.. Tian mana? - tanyaku pada yg lain
Semua tampak terdiam dan saling menatap satu sama lain
Tian kerja - jawab ayah tian yg bersuara
Tega sekali dia masih mementingkan pekerjaannya disaat aku begini dan butuh pelukannya!!!! - ucap batinku
***
Author prov
3 hari setelah icha siuman .....
Keluarga melakukan proses pemakaman Tian tanpa sepengetahuan icha karna tak mau kalau icha terlarut ke dalam kesedihan amat dalam atas kepergian kekasihnya itu dan membuat kondisinya drob lagi
Back to icha prov....
Sudah 3 hari aku siuman keluargaku dan keluarga tian setia menemaniku di Rumah sakit, teman teman yg lain juga rajin datang melihat kondisiku Namun semenjak aku membuka mataku aku bahkan belum bertemu dengan Tian . Sungguh aku sangat merindukannya papa bilang dia ada meeting di luar kota dasar CEO, apakah dia tidak merindukanku?bahkan chat dari ku saja tidak dibalas dan belum ia baca sama sekali
Sebenarnya kemana ia pergi. Rasanya mustahil dia pergi bekerja jika tau kondisi ku begini . Entah mengapa ada yg ganjil disini
Dek melamun aja!!!- kakakku menepuk pundakku hingga aku tersadar dari lamunan ku
Kamu ngelamunin apa sih nak? - tanya bunda Tian
Bun, sebenarnya Tian kerja ato gimana sih?, masa udah 3 hari belum nemuin aku juga bahkan chat aku blum dibalas sama dia. Emang dia lagi dinas kemana sih bun? - tanyaku pada bunda tian
Dan keluargaku yg lain tampak membisu
Kalian aneh banget sih, setiap kali aku nanya Tian kok pada benggong gitu? - tanyaku lagi
Dek, tian..... - belum selesai mukhlis berbicara bunda Tian sudah mencubit lengannya dengan lembut
Tian kenapa? - tanyaku
Sudah saatnya kamu harus tau nak, kita tidak bisa berbohong lagi, semakin lama ini di simpan maka semakin sedih pula icha nantinya kalau mengetahui hal ini - ucap mamaku pada keluarga lainnya
Ih mama ngomong apaan sih!! - tanyaku bagaikan orang bodoh
Nak,tian ada di dalam diri kamu - ucap bunda Tian dan membuatku terheran heran
Maksud bunda? - tanyaku
Iya nak, dia ada di dalam diri kamu dan sudah jadi milik kamu - sambung mamaku
Aku semakin heran apa maksud dari perkataan bunda dan mama hingga akhirnya bang ulis menceritakan semuanya
Dan membuatku bagai orang gila sekarang
APA!!!! ngak!!! Ini ngak mungkin kak ma, bun, tian mana?, ngak tian ngak mungkin
....bunda tian mana bunda tian....... - aku tak bisa mengendalikan diriku hingga akhirnya aku merasa satu suntikan penenang masuk kedalam tubuh ku
###
Cinta memang penuh pengorbanan.......
KAMU SEDANG MEMBACA
ME VS PARA MANTAN
RomansBayangkan saja jika deretan para mantanmu minta balikan Itulah yang dialami Icha Cahya Dimitra Mau tau ceritanya?baca aja:)
