Hari-hari jatuh dan dijatuhkan

64 12 2
                                        

Kamu yang mengawali tanpa kata
Kini mengakhiri dengan sengaja.
Apa sebercanda itu bagimu sebuah rasa?

Aku telah mendirikan fondasi setelah sekian lama.
Kamu menghancurkannya hanya dengan kedipan mata.

Apa kamu sengaja membuat skenario sekompleks ini hanya untuk menyakiti? 

Kamu pandai menarik ulur hati. Mengucap janji yang tak kunjung ditepati. Lalu setelah bosan kamu mencari pengganti. Akhirnya, janjimu padaku kamu telan kembali.

Sementara kita lupa, kita pernah ada untuk bersama. Melalui kisah ini meskipun telah porak poranda.
Aku dengan perasaan yang tak pasti mencoba berfikir;

Kamu ada untuk dikenang atau sebaliknya?

Aku yang bodoh ini menganggap semuanya sebagai kenangan berharga.

Sedangkan kamu?

Sudah jelas kamu menganggap semua ini hanya cerita biasa yang kapanpun bisa kamu lupakan.

Tapi percayalah, sosokmu akan selalu abadi dalam ingatan dan tak akan pernah hilang dalam bayang.

Karena entah itu memang dirimu atau hanya sekedar perasaanku padamu pasti tidak pernah benar-benar pergi. Itu semua akan selalu hadir pada tiap bait-bait diksi yang ku buat pada malam hari.

Aku akan selalu menantimu yang menantinya, menunggumu yang menunggunya dan mencintaimu yang tentu saja mencintainya.

Semoga kamu selalu baik-baik saja, tidak seperti aku yang merasakan sakit akibat ditinggalkan tanpa pamit.




Hello readers.. Maaf yaa aku baru update lagi😊

Jangan lupa kasih krisar sama vote nya ya❣❤😍

Coretan Tanpa TintaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang