13

82 16 1
                                        

Jangan lupa vote and comen ya!kalo bisa pas Sendu nyanyi kalian sambil dengerin juga biar kerasa aja gitu.Oke happy reading gays...

🍀🍀🍀

Sepulang sekolah Sendu tak langsung pulang dia memutuskan untuk latihan diruang musik sekolahnya karna acar pensi tinggal beberapa hari lagi.

Kalo bukan karna taruhan bersama Kirana dan Fitri waktu itu pasti Sendu ogah ikut pensi kaya gini.

Sendu memutuskan menyanyi sambil diiringi dengan gitar dia menyanyi lagu virzha yang berjudul Tentang Rindu.

Tentang Rindu~virzha

Pagi telah pergi
Mentari tak bersinar lagi
Entah sampai kapan
'Ku mengingat tentang dirimu

'Ku hanya diam
Menggenggam menahan
Segala kerinduan
Memanggil namamu
Di setiap malam
Ingin engkau datang
Dan hadir di mimpiku
Rindu...

Sendu sangat menghayati liriknya,dia teringat akan kerinduan kepada almr sang Ayah.

Dan waktu 'kan menjawab
Pertemuanku dan dirimu
Hingga sampai kini
Aku masih ada di sini

'Ku hanya diam
Menggenggam menahan
Segala kerinduan
Memanggil namamu
Di setiap malam
Ingin engkau datang
Dan hadir di mimpiku
Rindu...

Saking menghayati lagunya tak terasa air mata pun mulai jatuh membasahi pipi Sendu.

Dan bayangmu
Akan selalu bersandar di hatiku
Janjiku pasti 'kan pulang bersamamu

'Ku hanya diam
Menggenggam menahan
Segala kerinduan
Memanggil namamu
Di setiap malam
Ingin engkau datang
Dan hadir di mimpiku

'Ku hanya diam
Menggenggam menahan
Segala kerinduan
Memanggil namamu
Di setiap malam
Ingin engkau datang
Dan hadir di mimpiku
Selalu di mimpiku
Rindu...

Prokprok👏(anggap aja suara tepuk tangan)

Saat selesai bernyanyi Sendu kaget ternyata ada orang yang menyaksikannya bernyanyi sedari tadi.Dan orang yang menyaksikannya bernyanyi tadi adalah orang yang menyebalkan untuk Sendu.

"Bagus banget,rindu sama siapa sih sampe nangis gitu"ucap Fatir

Ya orang itu Fatir,Sendu yang sadar akan ucapan Fatir itu langsung mengelap air matanya.

"Bukan urusan lo"ucap Sendu ketus

"Oh rindu ayah mu kan pasti"ucapan Fatir langsung membuat Sendu menunduk.

Kata Ayah sangat dia rindukan,dan air mata mulai kembali membasahi pipi Sendu.Fatir yang tersadar akan ucapanya itu dia langsung memeluk Sendu tanpa ijin.

"Ndu maaf gue gak sengaja tadi,udah ya jangan nangis lagi ntar almr ayah lo kesian disana ngeliat anaknya yang cantik ini nangis,udahan ya nangisnya"ucap Fatir

"Lo gak hiks ngerti,gue kangen hiks banget sama hiks ayah gue"ucap Sendu

"Gue ngerti kok,udah ya nangisnya ntar gue kasih es krim deh"ucap Fatir

"Bener?"ucap Sendu

"Iya sepuas lo,asalkan lo gak nangis lagi"ucap Fatir

Sendu yang mendengar kata es krim langsung berhenti menangis.

"Masih mau gue peluk nih"ucap Fatir

Sendu yang tersadar dia membalas pelukan Fatir tadi,langsung saja dia melepaskan pelukan itu.

"Modus lo"ucap Sendu

"Lah kan supaya lo tenang,lo juga modus udah berhenti nangis masih aja meluk gue"ucap Fatir.

"Lo duluan yang meluk gue kan,udah lah yuk pergi lo kan mau teraktir es krim sepuasnya"ucap Sendu

"Giliran traktiran langsung mau,yaudah yuk"ucap Fatir

"Yuk"ucap Sendu sambil membawa tasnya.

(Skip tempat es krim)

Sekarang mereka sedang duduk dibangku taman sambil menikmati es krim masing-masing.

"Tir gue nambah lagi ya?"ucap Sendu

"Apaan sih udah 3 kali lo nambah dan sekarang mau nambah lagi?"ucap Fatir

Mendengar ucapan Fatir,Sendu langsung mengerucutkan bibirnya.Memang jika urusan es krim Sendu nomor satu.

"Ngapa tuh bibir pake manyun segala hah?"ucap Fatir

"Satu lagi ya"ucap Sendu

"Ok,tapi dengan satu syarat?"ucap Fatir

"Apa syaratnya?"ucap Sendu

"Lo harus mau jadi pacar gue gimana?"ucap Fatir

"Nggak usah,gue beli sendiri aja ntar"ucap Sendu kemudian bangkit dari tempat duduknya dan pergi meninggalkan Fatir.

Suasana hati Sendu sudah agak membaik karna mendapat traktiran es krim,kini moodnya langsung turun karna syarat dari Fatir tadi.

Sendu belum mau pacaran,dan lagi dia belum siap membuka hatinya karna dia tahu resiko jika berani jatuh cinta maka harus siap juga dengan sakitnya.

Fatir yang melihat Sendu mulai menjauh darinya langsung saja mengejar Sendu.Niatnya hanya akan menjahili Sendu namun malah begini.

"Sendu tungguin gue dong!"ucapan Fatir tak dihiraukan oleh Sendu,dia terus berjalan dan tak memperdulikan segala ucapan Fatir.

Tapi bukan Fatir namanya kalo dia menyerah begitu saja.Fatir terus berlari mengejar Sendu dan akhirnya dia berhasil menggenggam tangan Sendu.

"Lepas!"ucap Sendu dingin

"Nggak akan,maaf deh niatnya cuman mau bercanda doang kok bener deh,eh elo nya malah baper beneran"ucap Fatir

"Bodoh!"ucap Sendu masih dengan nada dinginnya.

"Ayolah jangan kek gini,gue anter pulang deh"ucap Fatir

"Denger ya,gue.gak.baper.sama.lo.dan.ingat.bercandaan.lo.gak.lucu"ucap Sendu penuh penekanan

Setelah mengucapkan itu,Sendu menghempaskan tangan Fatir dan segera pergi mencari angkot,setelah ada angkot Sendu pun mulai masuk dan angkotpun pergi.

Fatir yang melihat itu hanya bisa diam,aneh pikirnya kenapa ada cewek yang susah banget dia deketin atau lebih tepatnya dijadiin pacar.

"Lihat aja ntar lo bakal jadi milik gue Sendu,gue gak akan menyerah begitu saja dengan sikap lo yang kaya gitu justru buat gue tertarik untuk bikin lo jadi milik gue"batin Fatir

Setelah membatin cukup lama Fatir pun pergi kearah parkiran dan langsung berjalan kearah motornya dan pergi meninggalkan taman.

👇👇

Hay guys apa kabar?maaf baru up lagi karna ya taulah moodku belum ada dan ya bingung mau nulis apa.

Oh iya Author mengucapkan Selamat menjalankan ibadah puasa,maaf jika author banyak salah karna saya juga manusia tak luput dari dosa.

Jangan lupa Vote and comen guys karana satu vote dari kalian sangat berarti untuk aku dan bisa membuat mood ku bagus.

Tinggalkan jejak ya dengan Vote and comen.Jangan sider cobain deh kalian disiderin?gak enak kan?nah makannya tinggalkan jejak.

Salam sayang dari Sendu😍

SENDU (Revisi)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang