Kamu pernah bilang;
'Aku mencintai kamu seperti kamu mencintai senja. Yg rela menunggu datangnya, dan dengan lapang melepasnya'
Dan aku hanya terdiam.
Aku bertanya pada diriku sendiri,
Bagaimana mungkin kamu menyamakan aku yg tulus mencintai senja dengan ketulusan mu yg mencintaiku? Sedangkan kamu hanya menemani ku saat sang senja hadir dan ikut pergi menghilang bersama gelap malam.Aku ramai dikerumunan, aku berlarian kesana-kemari ditengah hijaunya taman, dan aku bernyanyi untuk menyambut senja-ku.
Hingga malam datang menjemput ku pulang dan kembali menyadarkan ku, bahwa pelukannya yg dingin dan gelapnya mampu memberi rasa nyaman yg tenang.

KAMU SEDANG MEMBACA
SelfHealing
PoetryThis is not a story! Bukan cerita, hanya rasa yg ditumpahkan lewat susunan kata untuk mereka yg juga memiliki rasa.