Chapter 3
•Happy Reading•
Kringg..
"Waktu Pembelajaran Akan segera di mulai. Siswa harap masuk ke kelas masing-masing"
Begitulah bunyi dari ruangan kepala sekolah yang tersalur ke speaker speaker koridor sekolah. Siswa dan siswi Sma Cendrawasih masuk ke dalam kelas nya masing masing. Suara ribut gesekan meja dan bangku terus bertautan hampir sekitar lima menit. Kemudian seketika hening. Hening ketika para murid mendengar suara langkah kaki dari luar pintu kelas.
Pelajaran pertama, akan diisi dengan pelajaran bahasa inggris. Miss lala masuk lagi ke kelas XII A. Memang jadwal nya ia yang mengajar bahasa inggris hari ini. Menggantikan Mr. Bram yang tak masuk karena sakit. Para siswa laki laki bersorak kegirangan karna yang menggantikan Mr.Bram adalah miss lala.
Guru yang satu ini memang terkenal kecantikannya. Tubuh yang tinggi dan ramping, rambut yang di kuncir menampilkan leher jenjangnya, dan make up yang tak berlebihan. Natural. Itulah kata yang sesuai untuk menilai penampilan miss lala hari ini.
Tapi tunggu, siapa yang miss lala bawa? Maksudnya, siapa siswa yang berdiri di belakang miss lala? Anak baru? Mungkin saja.
Miss lala duduk di kursi guru. Hening benar benar hening kondisi kelas XII A saat ini.
"Murid murid sekalian, kelas ini kedatangan murid baru." Ucap miss lala pada murid kelas XII A.
"Coba perkenalkan dirimu. Bahasa biasa kamu juga gapapa kalo kamu malu pake bahasa formal."Sambung miss lala lagi.
"Nama gua Rio. Rio Andre Wijaya. Panggil aja rio. Gua Pindahan dari Sma Bakti Jaya Bandung. Makasih." Kata rio dengan singkatnya.
Ia hanya memberitahu nama, dan asal sekolah? Hei memang ia kira ini sekolah nenek moyangnya? Benar benar hanya sesingkat itu? Formalnya, murid baru memperkenalkan dirinya dengan lengkap. Nama panjang, Nama panggilan, tinggal dimana, dari mana, maksudnya, asal kota, alasan pindah dan berakhir dengan ucapan "ada yang mau nanya?"
Hei, itu yang benar. Tapi rio? Hanya memperkenalkan nama dan asal sekolah? Oke gausah pusing karna pasti penghuni di kelas ini ada yang protes dan lebih mau tau tentang rio. Siapa lagi kalau bukan siswi siswinya? Apalagi sekumpulan cewe kepo yang liat siswa baru langsung di grogotin dengan segudang pertanyaan.
"Lo perkenalan singkat banget. Lo harus nyebutin lo tinggal dimana, alesan lo pindah apa, dan biasanya tuh kalo perkenalan perlu nyebutin kapan dan dimana dia lahir."
Jelas Alexa panjang lebar.
Cewe yang nekat banget nanya. Ya namanya juga alexa. Ketua geng cewe cewe ribet di kelas ini.
"Lo kepo atau lagi introgasi orang?" Jawab rio.
Alexa terbelalak atas jawaban rio. Jawaban rio pun membuat satu kelas tertawa. Benar juga sih. Tapi kan itu hanya formalnya orang berkenalan. Kalau tidak di sebutkan juga pun tak apa. Namun di bilang introgasi pun mungkin 'iya' its oke itu terserah dia mau nyebutin atau engga.
Miss lala hanya geleng geleng kepala. Habis itu miss lala nyuruh rio untuk duduk di kursi kosong sebelah Raka.
Pelajaran Bahas inggris kali ini hanya berdurasi satu jam. Setengah jam habis untuk sekedar perkenalan dari rio si murid baru.
KAMU SEDANG MEMBACA
ARA
Teen FictionCerita yang Ada senengnya? Ada sedihnya? Ada part yang bikin tegang? Ada part yang bikin baper? Ksel ksel gitu? Ada! Happy Reading!❣️
