4 | - R a z i a -

53 24 8
                                        

Jangan lupa klik bintang di pojok kiri ya 💙
Jika jejak mantan membuat jengah, maka jejak komen kalian adalah kenangan terindah ^^

***

Pagi ini seluruh SMA Nusa di kejut kan oleh razia mendadak oleh para dewan guru. Pasal nya, razia yang akan di laksanakan minggu depan, nyata nya berjalan 3 hari lebih cepat. Tak hanya razia seragam sekolah dan penampilan, tapi juga peralatan sekolah. Semua tas setiap murid di periksa satu persatu --khawatir nya, ada benda terlarang bukan? Namun pagi ini Argan dan ke tiga sahabat nya ikut terseret dalam daftar buku pelanggaran. Argan yang terkena razia karena rambut coklat gelap nya. Padahal sudah berkali - kali Argan menjelaskan bahwa itu adalah turunan dari Papah Luis --Papah Argan yang keturunan jerman dari oma velisa, nenek nya-- . Mungkin pak Jodi lupa, pikir Argan. Karena dari awal masuk sekolah pun orang tua nya sudah memberi tahu pihak sekolah tentang rambut coklat Argan. Sedangkan ke tiga sahabat nya masuk daftar pelanggaran karena seragam sekolah mereka yang tidak lengkap. Yoga tanpa dasi, Kiki tanpa kaos kaki dan Rizki tanpa ikat pinggang hitam. Razia ini memang di pertegas khusus nya untuk kelas XII, mengingat akan ada UN yang tentu nya butuh pendispilanan ketat. Agar para murid kelas XII terbiasa dengan hal itu. Jika kelas X dan XI yang melanggar di beri peringatan atau sanksi ringan, maka tidak bagi kelas XII. Mereka harus menjalani hukuman yang lebih berat.

Seperti saat ini, di depan ruang kelas X IPA 1 . . .

Terlihat pak Jodi sedang berbincang dengan pak Perwira -- guru fisika, yang sedang mengajar di kelas X IPA 1 -- . Beberapa menit kemudian, lima orang murid kelas XII yang mendapat hukuman pun berjejer di dalam ruang kelas. Mereka berdiri di depan murid - murid kelas X yang mana mereka adalah junior mereka.

Astaga, malu banget gue !
Rutuk Arga

"Ssttt,  ssstt Cha." Terlihat Putri setengah berbisik dan menoel lengan Acha, Acha menoleh. Ekspresi nya kini mengisyarat kan pada Putri sebuah pertanyaan. Apa.

Acha mengikuti kemana jari telunjuk Putri mengarah. Di lihat nya 5 senior mereka berdiri di dalam ruang kelas dengan satu kaki terangkat ke atas. Satu wanita dan empat laki - laki.

Perhatian Acha bukan terpusatkan pada wanita yang terlihat tidak mengenakan penampilan nya itu. Yah, mungkin karena seragam nya yang terlalu membentuk lekuk tubuh. Pikir Acha. Menebak sebab wanita tersebut mendapat hukuman.

Acha tak bisa konsentrasi. Ia tidak tahan untuk tidak melirik ke arah laki - laki tersebut. Kenapa ya? Dari segi penampilan, seragam ka Argan sudah memenuhi peraturan kok.

"Acha ! Coba kamu isi nomor 2 setelah Dion." Ucapan pak Perwira berhasil meruntuh ratakan awan khayalan Acha.

***

"Luas suatu bujur sangkar adalah 26,5 cm2, maka panjang salah satu sisinya adalah 5, 15 cm karena untuk mendapatkan jawaban, harus menggunakan rumus pencarian luas, yakni L= s x s, L adalah luas dan s adalah sisi, dengan menggunakan rumus tersebut maka hitungannya akan sebagai berikut:

L = s x s
26,5 = s x s
26,5 = s²
√26,5 = s . Maka s = 5 ,14781

Berdasarkan aturan pembulatan, hasil itu menjadi 5,15, jadi begitu teman - teman," Jelas Acha. Yang di angguki pak Perwira.

Huaahh, aman amaann. Pekik Acha dalam hati.

Acha memang wanita yang biasa saja. Seperti siswi - siswi pada umum nya. Tidak famous atau pun fans garis keras untuk kakak - kakak senior SMA nya. Bukan anak KIR, marching band, volly atau pun anggota organisasi.

Malas.

Ya, sesederhana itu alasan Acha. Saat di tanya tentang kegiatan sekolah nya selain belajar. Padahal Acha termasuk siswi pintar di kelas.

B A T A S Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang