Chapter 4 : Tatakae!

3.9K 413 181
                                        

Haikyuu!!©Furudate Haruichi
Only You©MikaMikaa_

Haikyuu fanfiction^^

Warning: bxb,Shounen-ai,Lemon,
Ooc!,Typo(s).
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

'Tatakae!'

“Besok akan jadi hari yang melelahkan..” gumam Akaashi lalu tidur.

Saat paginya, Bokuto sudah sedia di depan rumah Akaashi. Kalau ditanya kenapa Bokuto pakai acara jemput Akaashi segala, jawabanya 'Biar nggak telat, jadi bareng aja!' katanya.

Ittekimasu..”

Itterasai Keiji, Ehh, tunggu sebentar.” kata Ibunya.

Akaashi berbalik, “Nande mou, Okaa-san?” tanyanya.

Ibunya menyodorkan satu kotak bekal, “Ini.”

“Tapi, aku sudah bawa satu, Itu untuk siapa Okaa-san?” tanya Akaashi.

“Untuk Koutarou-kun. Katanya mau makan siang bareng. Atau... Kencan mungkin.” ujar ibu Akaashi sambil menggoda.

“B-bukan kencan, Okaa-san ada-ada saja.” ucap Akaashi dengan ketus.

“Hei hei ARGAASHEE! Ngapain saja sih? Kelamaan tau.” sela Bokuto di balik pintu setengah terbuka.

Akaashi menoleh, “Ittekimasu.” lalu keluar rumah.

“Ayo berangkat sekarang, Bokuto-san.” kata Akaashi mendahului Bokuto.

Bokuto menyusul dengan berlari kecil, “Hei hei ARGAASHEEE! Matte yo!” teriaknya.

“Ini.” ucap Akaashi, menyodorkan bekal yang diberikan ibunya untuk Bokuto.

Are? Apa ini? Bekal untuk ku? Ohoho! Kau yang membuatnya untukku!?” Teriak Bokuto lalu menyambar kotak bekal di tangan Akaashi.

“Bukan, Okaa-san yang buat.” jawab Akaashi.

Bokuto sweatdrop, “Oohh.. Bilang dong.” katanya.

Saat mereka tiba di sekolah, mereka disambut oleh Washio, Komi, dan Konoha yang sudah terpajang di depan pagar.

“Hei hei hei! Kalian sedang menungguku ya?” ujar Bokuto, berlari mendekat.

Iiee, aku menunggu Akaashi.” jawab Washio.

Bokuto langsung lesu, “Hidoi, yang kalian pedulikan hanya Akaashi saja.” cicitnya.

Akaashi mendekat, “Ada apa Washio-san?” tanya Akaashi.

Nandemonai, hanya ingin memberitahu kalau waktumu tinggal lima hari lagi.” jawab Washio.

“Hoi Washio, jangan terburu-buru dong! Masa cuma lima hari doang?” sahut Konoha.

Urusai, Urusin aja kolor lu.” kata Washio ketus.

“Woy! Ngapa bawa-bawa kolor suci gue!?” teriak Konoha.

Komi menyahut, “Suci apanya? kemarin gue lihat kolor lu nyangkut di pohonnya nenek Atsumu loh!”

“Enak aja! Kolor gue gak pernah terbang woy! Lagian, kolor gue itu limitet edisyen!” jawab Konoha.

“Mana ada! Gue liat ada banyak kolor yang mirip punya lu di pasar loak tuh!” cibir Komi.

Only You // Bokuaka [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang