(7)Pulang

1.7K 222 5
                                    

P.S => Di sini Mr Lee namanya Lee Taemin,sedangkan Mrs Lee anggap aja Nayeon

"KAAK MIINHOO" jerit lelaki manis saat Minho turun dari mobil yg mengangkut barang²nya

"Jisung ah" Minho merentangkan tangannya bersiap menyambut Jisung di pelukan nya

Jisung menubrukkan tubuh mungilnya ke tubuh Minho yg sedikit lebih tinggi darinya
"Kak Minho pergi kenapa gk bilang sama icung" Jisung cemberut

"Hehe,mianhae" Minho memasang tampang bersalah

Dari belakang,datang sepasang suami istri dengan pakaian mereka yg terlihat mewah

"Jisung" panggil salah satu dari mereka

Jisung melepas pelukan nya,lalu menatap Minho dengan tatapan sendu
"Maafin Icung kak"

"Eh Minho, baru datang??"

"A.. Iya tante" jawab Minho gugup

"Jisung seneng banget ketemu Minho hm? Tapi Jisung juga harus pergi" ujar ayah Jisung

Minho tersentak kaget
"P.. Pergi??"

Pasangan suami istri itu mengangguk
"Ayah Jisung dipindah tugaskan,jadi tante sama Jisung juga terpaksa ikut" jelas ibu Jisung

Jisung masuk ke dalam mobil
"Daah kak Minho, Jisung sayang kakak"

"Titip salam buat ibu dan ayahmu ya Minho" ujar ayah Jisung sebelum menjalankan mobilnya

Minho kehilangan,hatinya terasa sesak,hanya saja Minho masih terlalu polos untuk mengerti apa yg sebenarnya ia rasakan

Beberapa minggu telah berlalu,semuanya berjalan seperti biasa,kecuali kehadiran Jisung yg sudah tidak ada lagi,dan sikap nenek yg sangat lembut pada Felix dan ibunya,hingga suatu ketika....

BRAKK...

"Ibuuu"

Taemin menghampiri pintu

"Heh,dimana ibu?"

"Jaga cara bicaramu,Lee Byunghun!!"

"Hah,apa urusan mu? Untuk apa kau di sini?? Bukannya kau sudah pergi??" sinis Byunghun

Taemin mengepal tangannya,kedua adiknya sudah meninggalkan ibunya sejak 6 bulan yg lalu

"Ada apa ka...ow siapa ini?? Ku kira kau sudah pergi jauh dari sini" Chanhee tersenyum miring,semakin memancing emosi Taemin

"Sudah sudah,dimana ibu??" tanya Byunghun dengan nada kasar

"Sudah ku bilang JAGA NADA BICARAMU!!" bentak Taemin

Bughh

Taemin tersungkur dilantai saat Chanhee menendang perutnya
Felix yg melihat ayahnya terjatuh segera berlari untuk memeluk ayahnya

"Ayah" panik Felix,matanya berkaca²

Chanhee dan Byunghun tertawa puas,Byunghun menempeleng kepala Felix hingga balita 2 tahun itu terjatuh dan menangis

Nayeon segera berlari dari dapur saat mendengar tangisan putranya,ia memekik kaget saat melihat suaminya yg terlihat kesakitan

"Apa yg kalian lakukan?!!"

Nayeon membantu Taemin berdiri setelah sebelumnya menggendong Felix yg masih terisak

Chanhee berdecih lalu menarik Byunghun untuk mencari ibunya

"Hikss hikss meleka jaat,Felix nda suka"

Sejak kembalinya kedua adik Taemin,suasana rumah kembali suram,nenek kembali menjauhi Taemin dan membenci Nayeon serta Felix

Beberapa bulan hingga setahun telah berlalu,mereka terpaksa bertahan di rumah itu mengingat ekonomi yg semakin sulit dan sulitnya mencari tempat tinggal yg masih kosong

Minho telah masuk sekolah,sementara Felix sudah berusia 3 tahun,anak itu pintar,sama seperti kakaknya,di umur 3 tahun ini  saja Felix sudah bisa menulis,membaca bahkan merangkai suatu kalimat

"Ibu.. Ibu.." Minho mengetuk pelan pintu jendela kamar ibunya,sangat pelan, ia takut membangunkan adik ayahnya nya,atau pamannya itu akan mengamuk

"Kak Linoo" Felix memeluk Minho yg masih berseragam sekolah
Minho mengusak rambut Felix, lalu menurunkan tasnya
Dengan cepat Felix menyambar tas Minho dan membongkarnya

"Felix, kakak gk bawa makanan" sesal Minho
Tapi Felix malah mengambil sebuah buku lalu membacanya,wajahnya serius,keningnya berkerut,bibirnya mengerucut saat ia tak mengerti dengan yg dibacanya

"Kak Linoo,Felix gk paham" rengek Felix

"Mau kakak ajarin hm??" Felix mengangguk semangat

Dengan sabar Minho mengajari Felix tentang materi yg tak dimengertinya,

~~~~~~
"Keluargaku bahagiaku"

Kakak, Kita Berbeda [Felix Minho]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang