Sudah lama kita tidak saling bertegur sapa tuan
Bagai puguk merindukan bulan
Aku pun merindukanmu
Aku sesak dengan pikiran yang tak mengizinkan ku satu detik saja melewatkan tentangmu
Padahal bisa dibilang kita adalah cerita yang telah lalu tanpa adanya titik temu
Bisakah semua setting cerita kita kembali lagi seperti dulu
Jangan seperti ini
Aku tidak nyaman
Selalu dihantui akan kisah kebahagiaan sederhana saat mendapat pesan singkat darimu
Aku ingin itu datang kembali
Bolehkah itu terjadi?
Bagaimana kau disana?
Liciknya jika kau baik-baik saja sekarang
Sementara aku, resah selalu
Apa tak ada sedikitpun kau penasaran dengan keadaanku saat ini tuan?
Aku mengerti hidup bukanlah perihal tentang cinta saja bukan?
Aku berhasil, berhasil menepis perihal itu
Tapi lagi-lagi itu cuma sementara
Saat aktivitas ku habis, kekosongan mengisi situasi hingga menyerangku kembali
Seolah aku tak di beri kesempatan jika mendapatkan waktu luang, untuk tak mendapatkan mu ada di dalam pikiranku
Aku hanyalah korban dari takdir Tuhan
Aku di tqkdirkan menyukaimu
Apakah itu salah?
Apa kau mau menyalahkan takdir?
Ini terasa sulit bagiku
Menyukaimu dibalik layar situasi yang tak harmonis lagi
Aku bertahan pada pijakan semesta yang tak mendukungku sekarang
Aku menggenggam keyakinanku pada kenyataan yang sedang mengujiku sekarang
Aku lebih kuat lebih dari apa yang kau kira, itu yang harus kau tau
Aku masih, bukan
Aku tetap menyukaimu
Meski dari sini
Dari keadaan yang mengharuskan aku tanpa pergerakan
Tanpa suara
Dan tanpa
Tindakan apapun
Aku memberi jeda ruang kita
Ruang kita perlu bernafas
Perlu referensi, apa nantinya yang akan terjadi
Itu di luar batas kemampuanku
Aku terus menjaga hati dan pikiranku agar tetap selaras pada komitmen yang sudah aku ciptakan sejak awal
Ketakutan terbesarku ialah jikalau kau telah bersama orang lain
Mendapat tempat ternyaman
Dan tidak akan menyapaku lagi
Tapi aku percaya pada Tuhan ku bukan pada rasa ketakutanku
Aku percaya pada-Nya Sang pemilik keajaiban dan kekuasaan di atas segala-galanya
Bahwa Ia akan menjagamu dan aku selalu berdoa untuk itu
Karena tidak ada yang bisa mengalahkan kekuatan doa yang kulantunkan setiap hari, bagai mengayuh sepeda aku yakin akan mencapai tujuanku
Aku hanya perlu berpersangka baik pada Tuhan ku yang Maha membolak-balikan hati manusia
Dan harusnya aku tak perlu cemas untuk itu
Karna Aku (Allah) tergantung atas perasangka hambanya
Maka aku akan selalu berbaik sangka untuk meraih ridhonya
-Rosalina Dewi Yolanda-
29-07-2019
KAMU SEDANG MEMBACA
Penat
Chick-LitSegala yang berkecamuk dalam pikiranku ada disini, aku menuangkannya dalam bait-bait indah penata kata. Karena semua rasa dan kisah harus diekspresikan seindah mungkin sesuai dengan chemistry kita masing-masing salah satunya melalui tulisan. Kalian...
