#13

66 16 27
                                    

"Assalamualaikum, Nyai"  sapa gua pada Nyai Suman yang masih terbaring di kasur rumah sakit.

"Wa'alaikumussalam, eh Cey! Masuk Nak! Masuk! Sini duduk" ujar nya sambil mengisyaratkan pada Bang Umin untuk menaikkan kasur nya agar menjadi posisi duduk

"Gimana keadaan Nyai? Apa kata dokter?"

"Hahah. . Biasa aja Cey, udah mendingan ini. Nyai emang punya riwayat sakit stroke ringan, Nyai udah 2 kali begini, dan dua-dua nya juga karena kata² Yehet," lirik Nyai pada Yehet yang sedang menonton tv sambil berbaring di karpet. Ia hanya terkekeh tanpa dosa saat Nyai menyindir nya.

"Rencana hari ini saya mau bantu Baekki mencari Uco, Nyai"

"Trims Cey, maaf sudah ngerepotin. Kamu memang baik, kamu gak ada rencana balik ke Planet EXU nak? Ayolah.. Kalau kamu balik, Nyai bakal lega sekali dan rasa bersalah Nyai juga hilang". Mendengar Nyai berkata seperti itu, gua hanya membalas senyum dan menggeleng tak mau kembali kesana.

"Yaudah. Pokoknya Nyai tetap nunggu supaya kamu balik ke Planet EXU" katanya masih tetap berharap.

***

"Rakyat jelata yg budiman,maaf saya lagi nyari orang hilang. Barang kali kalian tau dan liat orang ini. Saya akan memberi beberapa lembar dolar berkah bagi siapa yang pertama menemukan dan menghubungi ajudan saya" teriak Raden Suho pada penduduk kampung yang sudah bosan dengan pengumuman hilang nya Uco .

"Bagi kalian yang gak tau orang nya, ini ada foto. Tolong tempel di setiap pohon, tiang listrik dan papan pengumuman masjid ya" lanjut nya sambil meyodorkan beberapa foto masa remaja Raden Suho dan Uco saat masih sangat dekat .

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Aduh

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


"Aduh.. Cakep pisan ini euy. Ini masa penjual Cilok? Nda percaya saya." seru seorang penjual jamu keliling di antara kerumunan warga

" Iya Bi Itah, ini atuh penjual cilok" jawab paklek penjual Ikan yang ada di sebelahnya.

"Saya teh kalo nemu orang ini, saya bakal minta kawinin di tempat"

"Astagfirullahal 'adzim BI Itah! Istighfar! Ingat laki dirumah! Mentang - mentang laki Bi Itah suka ayan, bibi mau seenaknya selingkuh" tegur lagi bapak-bapak yang ada di sebelah kiri

Cilok Mang UcoTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang