petir

5.5K 536 14
                                        

"Bersiaplah xiaozhan." ucap yibo dengan smirk yang mengerikan bertengger dibibir yibo dan itu menandakan akan terjadi sesuatu setelah ini,kita tunggu saja.
.
.
.
.
Sementara di tempat lain
-Xiaozhan's bedroom-

Tampak seorang pemuda dengan baju dusty pink tengah memegang dada kirinya nampak pemuda itu tengah bergetar dengan pipi memerah hingga ke telinga.

"A-apa yang sudah aku lakukan tadi!" jerit hati Xiaozhan,dia tidak menyangka bahwa melakukan hal seperti itu mampu membuat nya luar biasa gugup.Selama ini dia tidak pernah merasakan perasaan seperti ini,baru akhir-akhir ini saja.

"Bagaimana aku harus menghadapinya sekarang." batin lesu Xiaozhan setelah memikirkan apa yang sudah dia lakukan terhadap yibo tadi.

Tok-Tok! Suara pintu kamar Xiaozhan di ketuk.Sial! Salahkan dirinya yang memilih kamar apartemen dengan 1 kamar tidur saja hingga saat ini dia harus berbagi ranjang dengan yibo.Sebelum nya mereka sering tidur di ranjang yang sama namun kali ini rasanya berbeda terlebih lagi setelah kejadian di ruang tv tadi.

"Se-sebentar!" saut xiaozhan dari dalam kamarnya.

Krieet! Suara pintu terbuka dan yibo pun sudah berdiri di ambang pintu dengan wajah tanpa ekspresi layaknya LanZhan,ya LanZhan peran yang dia mainkan di seri yang mereka berdua bintangi.

"Kau ingin aku tidur di dalam atau di luar?" tanya yibo seperti biasa layaknya tidak terjadi apa-apa.

"Di-didalam saja.kau akan merasakan sakit saat bangun besok jika tidur di sofa." ucap xiaozhan setelah menetralkan suara nya.

"Hn." jawab yibo dan masuk kedalam kamar yang tergolong rapi untuk ukuran lelaki,ya memang hal yang selalu xiaozhan pegang teguh dari keluarga nya adalah kerapian dan jangan lupakan juga xiaozhan adalah lelaki dengan kemampuan rumah tangga yang jarang di miliki lelaki lain.Seperti Memasak dan merajut.

Yibo menuju arah lemari xiaozhan dan mengambil selembar kaos oblong dengan lengan pendek berwarna putih dan memakainya di depan xiaozhan.

Karna terlalu seringnya yibo menginap di tempat Xiaozhan maka ada beberapa lembar baju yibo yang dia tinggalkan di lemari xiaozhan untuk jaga-jaga jika dia menginap dan lupa tidak membawa baju ganti,seperti saat ini.

Melihat bagaimana yibo melepas bajunya dan melihat 6 kotak di perutnya membuat Xiaozhan merasa malu,pipinya memanas.Entah mengapa dia tiba-tiba merasa seperti ini,dia sudah sering melihat otot-otot lelaki dan juga yibo,namun entah mengapa setelah kejadian hari ini dia sudah kehilangan kontrol atas hati dan pikirannya.

Yibo yang tidak mendengar suara apapun dari xiaozhan akhirnya menoleh ke arah Xiaozhan dan melihat dia memalingkan wajahnya dengan pipi dan telinga memerah.Yibo menyeringai atas hal itu.

"Kau tidak ingin tidur?" tanya yibo saat dia sudah duduk di sisi kanan ranjang kingsize milik Xiaozhan.

"Eh!i-iya." Xiaozhan tersentak dan melihat yibo yang sudah menempati posisinya segera xioazhan menyusul yibo dan berbaring di samping yibo.

"Selamat malam." ujar yibo setelahnya dia memejamkan mata dan xiaozhan hanya mengangguk dan menutup matanya juga.
.
.
.

Pukul 23.30 waktu setempat

Tik,tik,tik,,,brussh! Suara hujan turun dengan derasnya di malam yang sudah dingin menjadi semakin dingin.Hujan yang di sertai dengan suara gemuruh guntur dan kilatan cahaya petir mampu mengganggu tidur nyenyak yibo dan xiaozhan.

Jlederr!!  Suara guntur di sertai kilatan cahaya petir yang memekakan telinga dan menyilaukan mata mampu membuat yibo bergetar dan ketakutan.Ya,yibo yang nampak sempurna luar dalam ternyata memiliki ketakutan tersendiri dengan guntur dan kilatan petir.

Present XiaoZhan & WangYiBo Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang