"yibo,," batin manager itu setelah melihat yibo masuk kedalam kamarnya.
.
.
.
.
"Bagaimana mungkin aku bisa berharap Xiaozhan yang mengirimiku ini semua,itu tidak mungkin.Xiaozhan saja bahkan tidak membalas pesanku." batin lesu yibo sembari membaringkan tubuhnya di atas ranjang kamar itu.Yibo mengusap wajahnya kasar.Pandangannya menerawang ke atas.
"Sebernarnya apa yang terjadi padamu." batin yibo.
-Sementara di tempat lain-
"Xiaozhan,kau sudah melakukan apa yang harus kau lakukan?" tanya seseorang yang saat ini tengah duduk manis namun dengan senyum yang kurang enak di pandang bagi xiaozhan.
"Sudah seperti perjanjian." jawab Xiaozhan tanpa ekspresi.Xiaozhan memperhatikan seseorang itu.
"Bagus,kau memang profesional." ucap senang seseorang itu sembari tersenyum.Xiaozhan tidak berekspresi.
"Selanjutnya kau akan makan malam dengannya dan semua akan berjalan sesuai rencana." ujar seseorang itu kepada xiaozhan dengan seringai yang tercetak di bibirnya.Xiaozhan hanya menatap tanpa ekspresi lantas mengangguk setelah seperkian detik.
-Circuit International Zhuhai-
"Nanti sebelum kau warm up akan ada staf dari majalah bazzar yang akan mengambil gambarmu untuk sampul majalah mereka.Bukan pemotretan formal jadi kau bisa di foto sambil melakukan persiapanmu sebelum warm up." terang manager yibo pada yibo yang saat ini masih berada di dalam kamar nya setelah yibo mengganti baju nya dengan setelan balapannya.
"Baiklah." jawab yibo sekenanya dan setelah itu yibo berdiri dari atas ranjangnya dan mulai berjalan dengan pelan seakan-akan nyawa yibo hanya separuh saja yang saat ini berada di dalam raga yibo.
"Yibo,," ucap lirih sang manager,lirih sekali hingga hanya angin yang mampu mendengarnya dan hanya angin yang mampu merasakan adanya nada iba di suara lirih itu.
-Stand Yamaha-
"Yibo,untuk hari ini fokus saja pada perkenalan trek.Tidak perlu terlalu mempush motormu dulu karna itu akan membuat lawan mengetahui seluruh kemampuanmu,besok dan lusa baru tunjukkan semua kemampuanmu." ucap sang rector yang saat ini duduk di kursi di samping kanannya.
Kilatan cahaya di sertai suara khas camera yang menangkap gambar mengiringi langkah yibo disaat dirinya di panggil oleh staf yamaha yang membawa motor balapnya dan itu menandakan saatnya yibo untuk melakukan sesuatu yang selama ini dia sukai dan yibo harus bisa melupakan tentang xiaozhan sejenak dalam hal ini.
"Kyaa!!!yibo ge! yibo ge!" langkah yibo di iringi dengan teriakan membahana fans nya yang mayoritas perempuan yang saat ini memenuhi kursi penonton.
"Kau harus fokus,yibo." ucap sang rector sekali lagi pada yibo yang saat ini berdiri di samping motornya.Yibo mengangguk dan selanjutnya yibo melepaskan topi yang dia kenakan dengan abjad YSS di bagian depan.Hal itu sontak membuat fans nya menjerit karna cara yibo melepas topi itu layaknya model iklan shampoo (bayangin aja yak) dan itu membuatnya terlihat sangat menggairahkan.Jika kalian ingin tau dimana topi hitam yang menjadi sumber masalahnya,topi itu saat ini berada di dalam tas yibo.Yibo tidak ingin mengambil resiko menjadi tidak fokus jika dia membawa topi itu ikut serta dalam kegiatannya hari ini.
"Saatnya yibo." ucap salah satu staf dan yibo mengangguk dan mulai memacu motornya memasuki arena balap untuk melakukan warm up.
KAMU SEDANG MEMBACA
Present XiaoZhan & WangYiBo
Fan-FictionHanya sekilas kisah kehidupan YiZhan dimasa depan menurut Author:')
