apa ini

5.2K 470 8
                                        

"Imut.." itulah yang terbesit di benak yibo saat melihat xiaozhan.
.
.
.
"Zhan ge!" panggil yibo yang berada di ambang pintu kamar xiaozhan.Xiaozhan menoleh dan tersenyum.

"Kau sudah bangun,basuhlah wajahmu dan mari kita sarapan." jawab xiaozhan masih tetap dengan senyum manisnya.Xiaozhan membawa piring yang sudah berisi dengan makanan itu ke meja makan.Setelah itu dia melepas apronnya.Dan meletakkannya di nakas dapur.Dia tidak sadar jika sendari tadi ada seorang pemuda tampan yang memperhatikannya.

"Baiklah." yibo baru menyahut setelah seperkian menit setelah zhanzhan menyuruhnya untuk membasuh wajahnya,karna sendari tadi dia hanya memperhatikan semua gerak gerik yang di buat oleh xiaozhan.Dan bohong jika dia tidak terpukau oleh pesona Xiaozhan. Entahlah apa yang terjadi pada dirinya,akhir-akhir ini dia sering merasa terganggu jika dia melihat Xiaozhan terlalu dekat atau sekedar bercanda dengan yang lain,terutama laki-laki bahkan dia pernah merasa tidak suka pada liu haikuan yang berfoto dengan xiaozhan tanpa dirinya.Yibo masih belum yakin dengan apa yang dia rasakan ini.

-Skip-
Pukul 09.30 waktu setempat

"Yibo,kau mandilah,kau akan segera berangkat kan?" ucap xiaozhan dari arah westafel cuci piring sedangkan yibo masih asik dengan ponsel nya di meja makan.

"Kurasa aku ingin batalkan saja jadwalku hari ini,aku masih malas dan masih ingin bersantai." jawab yibo sekenanya dan tanpa mengalihkan atensinya dari iphone X di genggamannya.Xiaozhan sudah selesai dengan acara cuci piringnya dan saat ini dia berjalan ke arah yibo dan duduk di samping tempat yibo.

"Yibo,kau tau kan para agencymu tidak mudah mendapatkan ini untukmu,kau seharusnya lebih mengerti bagaimana perasaan mereka jika nanti kau membatalkan jadwalmu,kau pasti tau juga kan,agency mu nanti pasti harus membayar ganti rugi jika kau membatalkan jadwalmu." ucap xiaozhan lembut pada yibo,sebagai seorang yang lebih tua dan sudah menganggap yibo seperti adiknya sendiri dia tak ingin yibo menjadi seorang yang arrogant sebagai artis.

"Baiklah,baiklah.Kau cerewet sekali." jawab yibo lantas mencubit hidung bangir xiaozhan dan itu menuai aduhan dari Xiaozhan dan itu mampu membuat yibo tertawa terbahak-bahak.

"Hahahaha,,kau menggemaskan sekali." ucap gemas yibo pada xiaozhan. Dan yibo masih saja tertawa tanpa memperdulikan xiaozhan yang sudah memerah karna nya.

"Yibo!" geram xiaozhan dan mengembungkan kedua pipinya hingga membuat bibirnya maju beberapa centi ke depan.Menambah kesan manis pada wajah xiaozhan dengan hidung memerah karna ulahnya.

"Hahahaha,kau manis Xiaozhan,zhan ge!" jawab yibo masih tetap dengan tertawa yang membuat matanya yang sudah sipit menjadi semakin tertutup dan itu mampu membuat Xiaozhan ikut tertawa bersama yibo namun tawa Xiaozhan tertahan karna dia malu-malu setelah di puji oleh yibo,Xiaozhan merasa aneh,karna sebelum ini dia tidak pernah seperti ini atau merasa begitu senangnya di puji oleh lelaki terutama oleh yibo.Xiaozhan belum bisa memastikan perasaan apa ini.

"Yibo! Sudah cukup!kau harus mandi dan berangkat!" jawab xiaozhan dengan nada gugup yang ketara dan pipinya enggan untuk kembali ke warna normal,bahkan telinganya masih terasa panas.

"Zhan ge,kau memerah apa kau sakit?" tanya yibo pada zhanzhan setelah dia menormalkan tawanya, sebenarnya yibo tau jika xiaozhan malu namun dia masih ingin menggoda zhanzhan lagi.Diapun menyentuh dahi zhanzhan dan reaksi yang di dapat diluar perkiraannya.Xiaozhan semakin memerah dan terkejut saat yibo menyentuh dahinya.

"A-aku tidak apa-apa!ka-kau tidak perlu khawatir!" ujar zhanzhan dengan cepat dan segera berdiri dari tempat nya dan berniat untuk pergi namun belum sempat dia pergi yibo lebih dulu menggenggam tangan kirinya.Zhanzhan terhenti.

"Terimakasih,terimakasih untuk tadi malam,kau mau memelukku dan menenangkanku." ucap yibo tulus.Xiaozhan tersentak dan hanya diam tak bersuara.

Deg! Tiba-tiba jantung zhanzhan berdetak dengan cepat hanya dengan yibo menyentuh tangannya dan dia kembali memutar ingatan tadi malam saat dia memeluk yibo.Zhanzhan bingung,zhanzhan tidak tau perasaan apa ini.Xiaozhan hanya mengangguk dan segera pergi ke kamarnya saat yibo telah melepaskan genggaman tangannya.

-Xiaozhan's room-

"Apa ini,perasaan apa ini,mengapa aku begitu gugup disaat yibo menatapku,menyentuhku bahkan melihat yibo tersenyum saja membuatku malu.Ada apa ini!!!" batin xiaozhan frustasi sembari memegangi dada sebelah kirinya dimana jantungnya tidak mau berdetak dengan normal.

"Apa aku sakit jantung,atau aku akan mati sesegera mungkin?" batin zhanzhan takut.

"Tidak-tidak!selama ini jantungku dan kesehatanku normal tidak ada apa-apa.Lalu aku,aku kenapa?!!" batin zhanzhan semakin frustasi karna memikirkan hal-hal yang seharusnya tidak dia pikirkan serta pikiran yang tidak mungkin atau mungkin bisa terjadi.Entahlah yang pasti zhanzhan saat ini tengah berusaha menormalkan irama jantungnya dan mencoba seperti tidak terjadi apa-apa.

Tok-tok! Bunyi pintu kamarnya di ketuk dan zhanzhan tau bahwa itu pasti yibo,zhanzhan menarik nafas perlahan,menghembuskannya dan lantas membuka pintunya.

"Yibo,apa kau sudah ma,," mata zhanzhan membelalak,saat ini yang di depannya adalah yibo dalam keadaan telanjang dada dengan air yang masih menetes dari rambutnya dan jangan lupakan bahwa yibo hanya memakai selembar handuk untuk menutupi area pribadinya,ingat SELEMBAR handuk.Xiaozhan menunduk,jantungnya berdetak lebih cepat lagi dan wajahnya memanas,dengan spontan Xiaozhan menundukkan kepalanya dan itu semua di lihat oleh yibo.Yibo yang melihat itu semua menyeringai,sebuah rencana sudah tersusun apik di kepala yibo dan dia akan melancarkannya sebentar lagi.

"Zhan ge,aku lupa membawa baju ganti ke kamar mandi.Apa kau akan terus berdiri di situ dan membiarkanku di sini tanpa mengganti pakaianku?" ucap yibo pada xiaozhan dan xiaozhan tersentak dan segera memberi jalan untuk yibo masuk kedalam kamar nya untuk berganti baju.

"Zhan ge,apa kau sakit lagi? Wajahmu sangat merah." ucap yibo menghentikan xiaozhan yang ingin pergi dari tempat itu.

"Ti-tidak! A-aku hanya kekurangan cairan saja sepertinya." ucap gugup Xiaozhan dan itu membuat yibo mendekat padanya.

"Kemarilah." ujar yibo kepada xiaozhan, Xiaozhan pun mendekat pada yibo tentu saja masih dengan keadaan jantung berdetak dengan cepat dan kegugupan yang kian bertambah.

"A-ada apa?" xiaozhan gugup berdekatan dengan yibo yang masih belum mengenakan baju gantinya.Yibo meletakkan kedua tangannya pada kedua pipi xiaozhan yang sedikit lebih gembil dari sebelumnya saat mereka masih syuting seri mereka.

"Dingin bukan?kurasa kau bukan kekurangan cairan melainkan kau membutuhkan sesuatu yang dingin agar wajahmu tidak panas terus-menerus." jawab yibo dengan senyum yang mampu membuat Xiaozhan tenang hanya dengan melihatnya.Detak jantungnya mulai normal,nafasnya sudah mulai teratur namun kegugupannya masih bertahan dalam diri xiaozhan.

"Te-terima kasih.Ka-kau cepatlah ganti baju nanti kau masuk angin dan kau bisa terlambat." ucap zhanzhan berusaha terlihat sebiasa mungkin.Dan segera menjauh dari jangkauan yibo dan keluar kamar agar tidak mengalami hal yang lebih membuatnya gugup lagi seperti melihat yibo berganti baju.

"Jackpot!" seringaian itu muncul lagi setelah melihat pintu tertutup di depannya.

-Skip-
Pukul 11.00

"Yibo,setelah ini kita akan ke lokasi studio day day up,Apa kau ingin memakan sesuatu nanti saat sampai disana?" tanya seorang wanita cantik yang ada di sampingnya,tak lain dan tak bukan adalah managernya.

"Tidak perlu,nanti siang aku akan makan siang dengan seseorang." jawab yibo sembari berkutat dengan handphone nya.

"Baiklah."  ucap managernya,dan managernya sangat tau siapa seorang yang akan yibo ajak makan siang itu.
.
.
.
.
.
.
End yak,feel nulis ilang:-\

Present XiaoZhan & WangYiBo Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang