20.21
"disini, pemandangan nya bagus ya . ."
esa sekarang sedang memberanikan diri untuk memecah keheningan yang ada diantaranya dengan juna. waktu telah menunjukkan pukul delapan lebih.
juna memilih untuk mengajak esa ke basecamp yang juna buat dari waktu kecil dulu.
sebuah rumah pohon,
cuma juna yang tau tempat ini.
juna mulai melirik esa, tersenyum. dan menjawab,
"biasanya, kalo gue bosen atau stress sih gue kesini sa. lumayan, ngeliat bintang bintang gini stress gue ilang."
esa mengangguk pelan,
"rumah pohon ini siapanaja yang tau? dimas sama rian udah pernah kesini?"
"belum."
"eh? bohong ya?"
"nggak. gak bohong kok emang baru lo doang yang gue ajak kesini."
"hm, makasih ya jun . ."
"buat?"
"udah mau temenan sama esa . ."
"lebih juga boleh sa."
juna berpura pura batuk pelan.
"iya jun? kenapa?"
"hah? kenapa apanya? gue ga ngomong apa apa kok."
"sini sa duduk disebelah gue."
esa merasakan lutut nya melemas.
juna sih sibuk memperhatikan langit malam,
esa pun memutuskan untuk duduk di sebelah juna.
mereka berdua terdiam.
sunyi.
esa yang matanya sudah kedap kedip pertanda mengantuk pun secara tak sadar menyandarkan kepalanya di bahu lebar juna.
juna mengalihkan pandangannya dari langit malam yang penuh bintang menjadi seorang anak laki laki berwajah lugu yang tertidur di bahunya.
juna mendekatkan bibirnya ketelinga esa dan mulai berbisik pelan,
"esa, juna sayang esa.
jujur.
saya sayang sama kamu."
juna merapihkan poni esa dan menyikapnya diantara telinga kanan esa.
esa masih terlelap, padahal jam tangan juna menunjukkan sekarang sudah pukul 10 malam.
🦋。
oit !
kalian masih inget dear juna gak sih? wkwk
maaf banget ya aku sibuk di rl jadinya wattpad gakepegang gini hiks.
aku usahain update.
tapi,
kalian masih minat?
kalo ngga aku unpub aja atau gaaku lanjut lagi.
hehe, miss u guys.
lov u. ♡
KAMU SEDANG MEMBACA
dear juna | junho, eunsang
Contoteruntuk juna, esa sayang juna. + sebuah cerita tentang esa yang jatuh cinta dengan pangeran sekolahnya, arjuna. mungkin terdengar gila. tapi arjuna sudah menyukai esa. setahun lamanya. dongpyoing, 2O19.
