Selama ini, mataku tidak bisa lepas darinya. Aku tidak tahu berapa lama aku akan menatap diam-diam dan mengagumi betapa cantiknya dia hari ini.
Apalagi dia berdandan hanya untuk bertemu denganku! Betapa senangnya aku memikirkan hal itu.
"Kise, kau tidak akan memakannya?"
"Oh! I-iya, selamat makan ssu!" ucapku cepat dan memasukkan sesendok kue kedalam mulutku dengan pipi memerah.
Dia pasti menangkap basah aku saat memperhatikannya terlalu lama! Pasti aku dikira aneh olehnya.
Tugas Fisika sudah kami selesaikan dan aku sangat mendengarkan apa yang dia jelaskan padaku dan bagaimana dia memberiku jalan dari setiap soal. Aku tidak ingin membuatnya kecewa karena aku tidak bisa mengerjakannya. Dia sudah susah payah melakukannya jadi aku harus bekerja lebih keras lagi!
Saat ini, jam makan siang, karena kami berada di cafè jadi aku mentraktirnya makan di sini sebagai rasa terima kasihku.
"(Last Name)-cchi setelah ini ada acara tidak?" tanyaku.
Dia menatapku dengan mata berlian (eye color), aku bahkan tidak bernafas saat melihat mata itu.
"Tidak ada.. memangnya kenapa, Kise?"
"Ah! Aku ingin mengajak (Last Name)-cchi ke suatu tempat ssu," jawabku sambil menunjukkan senyum.
Dia terlihat berpikir lalu setelah bibirnya membentuk senyuman satu garis, dia mengangguk pelan. "Baiklah, asal jangan terlalu sore saat aku pulang nanti."
"Bagus! Tenang saja, aku akan mengantar (Last Name)-cchi pulang kalau mau," tawarku.
Aku ingin memastikannya hari ini juga, soal perasaan dia padaku. Yap, memastikan apakah aku ini masih memiliki kesempatan untuk naik ke level selanjutnya.
Dan, memastikan dia tidak memiliki luka yang telah kubuat.

KAMU SEDANG MEMBACA
𝐈 𝐒𝐭𝐢𝐥𝐥 𝐃𝐨 | K. RYOUTA
Fanfiction✧ menginginkan kesempatan kedua memang sulit. tetapi, yang lebih sulit adalah apakah dia masih mau menerima orang yang pernah menyakitinya? ✧ start → august 11 2019 end → september 21 2019