~ Ch 17 : Broken ~

1.4K 73 6
                                        

( lanjutan  part  sebelumnya )

Bell  istirahat  pertama, telah  berbunyi. Wajah  Jungkook  berbinar  senang. Ia  membereskan  alat  tulisnya, ke  dalam  laci.

"Bammie, ayo  ke  kantin !! pasti  Taetae  hyung, sudah  ada  disana," ajak  Jungkook  dengan  antusias.

"Call !!" seru  Bambam, merangkul  bahu  Jungkook.

Mereka  berdua, pergi  bersama  ke  kantin. Sesekali  Jungkook  menjahili  sahabatnya.

_@ Kantin_

Suasana  kantin, begitu  ramai  dan  penuh. Jungkook  mengedarkan  pandangannya, mencari  keberadaan  Taehyung. Sampai  pandangannya  berhenti, pada  bangku  di  sudut  kantin. Matanya  memicing.

Kekasihnya, tampak  duduk  bersama  Jimin. Dan  seorang  namja  lagi, yang  tidak  ia  kenali. Dan  namja  itu, tengah  bergelayut  manja, pada  lengan  Taehyung.

Rahang  Jungkook  mengeras. Kedua  tangannya  terkepal  kuat. Segera  dengan  langkah  lebarnya, ia  menghampiri  kekasihnya. Menatapnya  nyalang. Membuat  Jimin  dan  Bambam  yang  melihatnya, bergidik  ngeri.

"Hyung !!" sentak  Jungkook.

"Ko-Kookie," buru-buru  Taehyung, menghempas  kasar  tangan  Minjae.

"Jadi  ini  alasannya. Sehingga  hyung, tidak  mengangkat  panggilan  dariku  eoh !! dan  kau. Beraninya  kau  mendekati  kekasihku !!" teriak  Jungkook, penuh  dengan  emosi. Membuat  penghuni  kantin, semuanya  langsung  diam  menyaksikan.

"Sayang, dengar. Ini, tak  seperti  yang  kau  lihat. Kau  hanya  salah  paham," ucap  Taehyung.

"Salah  paham ?? kau  bilang, aku  salah  paham. Jelas  saja, kau  tak  menolak, saat  dia  menempelimu. Itu  yang  namanya  salah  paham !! omong  kosong. AKU  MEMBENCIMU, KIM  TAEHYUNG  SUNBAE !!" teriak  Jungkook  histeris.

Ia  berlari  pergi, dari  kantin. Bambam  mengejarnya. Taehyung  pun  ingin  mengejar, namun  Jimin  menahannya.

"Jangan  sekarang, Tae !! tunggu  saja, sampai  Jungkook  bisa  tenang," ucap  Jimin. Taehyung  pun  terduduk  lemas.

_@ Rooftop_

Jungkook  menumpahkan  segala  emosinya, di  atap  sekolah. Hatinya  merasa  dipermainkan.

"Kenapa, hidupku  harus  begini !! kenapa !! kau  tega, hyung !! aku  muak  melihatmu !! aku  membencimu, KIM  TAEHYUNG !! arghhh !! hiks..hiks," teriak  Jungkook  frustasi.

Dari  arah  pintu  rooftop. Bambam melihatnya. Dengan  langkah  perlahan, ia  dekati  Jungkook, yang  duduk  menekuk  lutut. Direngkuhnya  tubuh  sang  sahabat, dari  belakang. Ikut  menumpahkan  tangisnya.

"Kook, hiks..hiks..uljima. Geogjeong  hajimara ( jangan  menangis. Jangan  khawatir ) !! k-kau, masih  punya  orang-orang, yang  menyayangimu," ucap  Bambam, di  sela-sela  isakannya. Semakin  mempererat  pelukan.

"Gomawo  Bammie," lirih  Jungkook.

Tbc..

We  Love  KookieCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang