Taehyung berada, di balkon kamarnya. Duduk bersandar, pada kursi santai. Memikirkan betapa berantakan, hubungannya dengan Jungkook. Itu semua takkan terjadi, jika Minjae tak hadir, diantara mereka.
Taehyung secara sepihak, memutuskan Minjae, saat itu. Tetapi Minjae. Ia beranggapan, bahwa ia belum menerimanya. Bahkan hingga menyusul ke Seoul.
Ia masih memikirkan berbagai cara. Agar Minjae, tidak mengejarnya lagi. Taehyung tidak suka sifat Minjae, yang kelewat manja. Berbeda dengan Jungkook. Meski sedikit manja, tapi memiliki sifat mandiri. Itulah yang membuatnya, sangat mencintai Jungkook.
Semilir angin sore, menyibak poni Taehyung, yang sedikit memanjang. Rupanya, sudah hampir malam. Taehyung pun masuk ke kamarnya. Mengunci pintu kearah balkon. Lalu menutup rapat, gorden kamarnya.
Ia lantas, masuk ke kamar mandi. Menggosok gigi, membasuh muka. Berjalan kearah ranjangnya. Berbaring dan mengenakan selimut. Ia ingin tidur, lebih awal. Melewatkan makan malam, bersama kedua orang tuanya.
--->>>
_@ Rumah Jungkook_
Jungkook baru saja, selesai mengerjakan PR. Sebelumnya, ia sudah makan malam. Dan sekarang, ia sudah berbaring, di ranjangnya yang berseprai Iron Man. Namun matanya sulit terpejam. Selalu terpikirkan, saat-saat manis, bersama Taehyung.
Ia bimbang. Jauh dalam benaknya. Ia masih mengharapkan namja itu. Namun ia kalah, dengan egonya. Ia masih belum siap, berbicara dengan Taehyung. Kedua matanya, melirik kearah figura kecil, diatas nakas. Fotonya bersama Taehyung.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Foto itu diambil, saat keduanya mengunjungi lotte world. Jungkook masih menyimpannya. Namun segera saja, ia membalik figura itu. Kemudian memilih untuk tidur.