_@ Yoongi's Apartment_
Hari ini, Yoongi tidak masuk kerja. Ia sakit demam. Namun untungnya, tidak terlalu parah. Bahkan masih bisa, memasak bubur sendiri.
Pekerjaannya di bagian kasir pun, sementara digantikan oleh Kyungsoo. Setelah sarapan dan minum obat. Yoongi duduk, di sofa ruang tamu. Bosan, karena terus berbaring.
Ting..tong..
Ting..tong..Bell terdengar nyaring. Dengan langkah perlahan, Yoongi menuju pintu apartment miliknya.
Cklek !!
"J-Jimin !!" gugup Yoongi.
"Annyeong, hyung !!" balas Jimin, tersenyum tampan.
"Ayo silahkan masuk !!" ajak Yoongi.
"Terima kasih," balas Jimin.
Yoongi mempersilahkan Jimin, duduk di sofa, ruang tamu. Ia juga duduk. Sesekali memijit pelipisnya, karena pusing.
"Sebentar, aku buatkan minum dulu,"
Yoongi bangun. Hendak melangkah ke dapur. Namun tubuhnya limbung. Hampir membentur lantai dingin, jika saja, Jimin tak meraihnya. Dan menyentuh kening Yoongi.
"Kau demam, hyung," ucap Jimin.
Sreet !!
Dengan sigap. Jimin menggendong ala bridal, tubuh Yoongi. Membawanya masuk, ke kamar Yoongi, yang memang terbuka lebar. Membaringkannya perlahan, diatas ranjang.
"Jim. Maaf jika merepotkanmu," lirih Yoongi.
"Gwaenchanayeo. Lebih baik, hyung istirahat saja !!" Jimin membetulkan letak selimut Yoongi.
"Sebenarnya. Ada apa, kau datang kemari ??" tanya Yoongi.
"Aku hanya ingin berkunjung, hyung. Tadinya, aku ingin mengajakmu jalan. Tapi melihatmu begini, aku tak tega," jelas Jimin.
Perkataan Jimin, membuat wajah Yoongi yang memerah, semakin merah, karena mendengarnya.
"Gomawoyeo. Kau sudah mengkhawatirkanku," ucap Yoongi.
Jimin meraih tangan kanan Yoongi. Menggenggamnya lembut. Tak lupa, juga senyumnya yang tampan.
"Cepatlah sembuh, hyung. Bolehkah, malam ini aku menginap ?? aku akan tidur, di ruang tamu," tanya Jimin.
"Jim. Aku pasti merepotkanmu," ucap Yoongi.
"Sama sekali tidak, hyung. Aku, hanya ingin menjagamu. Karena, kau sendirian disini," balas Jimin.
"Terima kasih," ucap Yoongi.
"Cheonmanayeo. Sekarang hyung istirahatlah !! aku tidur di depan," titah Jimin.
Yoongi mengangguk pelan. Namun seketika, tubuhnya tersentak. Saat tiba-tiba, Jimin mengecup lembut keningnya. Juga mengusak halus, rambutnya.
"Jim.."
"Sstt !! jaljayo hyungie," ucap Jimin, memotong ucapan Yoongi.
Yoongi pun, mulai memejamkan mata. Sedangkan Jimin. Setelah memastikan Yoongi terlelap. Ia melangkah, menuju ruang tamu. Berbaring diatas sofa. Memejamkan kedua matanya, dihiasi dengan seulas senyum.
Tbc..
