42 - Abang farhan

32.7K 970 1
                                    

Maaf ya aku publish ulang karena ada kesalahan yang aku tidak sadari.
See you in the next chapter😍

🐳🐳🐳🐳🐳

Nayra sadar, Raffan langsung memanggil dokter untuk memeriksa nayra. Raffan memencet bel disebelah kanan nayra agar tim medis segera datang ke ruang nayra.

Nabila dan yang lain bingung mengapa dokter terlihat terburu- buru saat ingin masuk ke ruangan nayra.

"Dok, ada apa?" Tanya nabila menahan dokter masuk

"Saya belum tahu bu apa yang terjadi, saya akan cek anak ibu dahulu." Jawab dokter

Perasaan nabila semakin cemas. "Saya boleh ikut ke dalam, melihat putri saya." Ucap nabila

"Silahkan." Jawab dokter

Saat masuk betapa kaget dan senang nya saat melihat nayra sudah sadarkan diri.

Nabila menangis bahagia, mendekati nayra dan memegang pipi nayra. "Nakk, kamu sadar nak bunda kangen nayra." Ucap nabila

Nayra yang melihat nabila menangis pun tidak dapat menahan air mata nya lagi. "Bunda." Ucap nayra

"Bu, saya izin periksa nayra sebentar ya." Ucap dokter

Dokter segera memeriksa keadaan nayra dan dengan rasa bersyukur nayra dinyatakan selamat dari koma nya, hanya menunggu kondisi nya stabil ia boleh pulang.

"Dokter, makasih udah rawat nayra." Ucap nayra

Dokter tersenyum dan mengangguk. "Itu sudah menjadi tugas saya nayra."

Semua yang ada diruangan tersenyum bahagia karena melihat kondisi nayra saat ini.

"Kalau begitu kami kembali keruangan, jika membutuhkan sesuatu silahkan pencet bel atau memanggil perawat disini." Ucap sang dokter

Nabila tersenyum. "Terimakasih dokter."

"Bun, kak farhan dimana?" Tanya nayra

Raffan dan nabila saling menatap, bingung dengan pertanyaan nayra. Kenapa ia menanyakan farhan bukan dirinya atau siapa.

"Kenapa kamu tanyakan farhan nak." Ucap nabila

"Seinget  nayra, waktu itu kak farhan yang nolongin nayra waktu diganggu ashila sama orang yang nayra sendiri ngga kenal." Ucap nayra

Nabila paham atas perkataan nayra barusan, ia tersenyum. "Iya memang farhan yang menolong kamu, farhan sering kok jenguk kamu mungkin nanti akan jenguk kamu lagi."

Raffan mendekati nayra. "Kamu butuh apa nay?" Tanya raffan

Nayra tersenyum dan menggelengkan kepala. "Engga kak raffan, nayra ngga butuh apa- apa." Nayra menatap nabila. "Bunda, ayah mana?"

"Ayah kerja sayang." Ucap nabila mengacak pelan rambut nayra

"Bunda, emang nayra udah berapa lama di rumah sakit?" Tanya nayra

Nabila tersenyum. "Satu bulan sepertinya, kamu sangat nyenyak tidur." Ucap nabila

"Lama banget bun." Ucap nayra

Mereka bertiga mengobrol tentang apa saja yang mereka rindukan saat nayra tidak sadarkan diri.

🐳🐳🐳🐳🐳

H

ari ini raffan tidak sekolah, karena memang ia sudah tidak ada kegiatan disekolah hanya menunggu hasil ujian saja. Hari ini yang menjaga nayra ada raffan dan nabila.

RAFFAN (TAHAP REVISI)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang