Sejenak

46 20 3
                                    

Ketika aku melihat mu yang hadir
Disitulah mimpi ku dimulai
berharap angan jadi nyata
Kenangan kita adalah harta.

Satu satunya yang kumiliki
Mengharapkan mu kembali

Kenangan dulu
Adalah angin berlalu

Ku mendambakanmu
Merindukanmu
Jatuh cinta padamu

Aku adalah bahagia ketika bersama mu
Aku kehilangan semua air mataku
Aku hanya tau caranya tertawa ketika didekatmu
Aku ingin ada disisi mu

Saat ini, aku kembali dengan perasaan ku yang hadir. Seutuhnya tanpa berkurang dan terus bertambah. Ini menyakitkan karena harus menyimpan sendiri. Mengapa harus meninggalkan jika ingin bersama?

Temu bukan lah akhir. Tanpa kepastian, dan akan terus berjalan sesuai skenario yang di atas. Kita hanyalah peran yang harus dimainkan. Termasuk perasaan ku pada mu.

Aku yakini cerita yang sempat kita lalui, bukan hal semacam singgah. Apakah benar jika aku tidak perlu mengakhiri perasaan yang belum usai ini? Akan kah berlanjut sesuai dengan yang aku harapkan.

Aku hampa jika harus menahan rindu tanpa diketahui dan tak berbalas.

kamu bisa post kutipan ini ya di InstaStory mu supaya dia tau apa yang sedang kamu rasakan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

kamu bisa post kutipan ini ya di InstaStory mu supaya dia tau apa yang sedang kamu rasakan.

catatan laraTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang