16

845 61 2
                                        

Sisi lain..

Taehyung Pov.

"Appa aku ingin bicara"ucapmu memasuki ruangan appamu.

"Appa aku ingin bicara"ucapmu memasuki ruangan appamu

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Masuklah"ucap appamu.

"Aku sudah membawa kekasihku dia ada di bawah dan aku hanya akan menikahinya appa aku mencintainya"ucapmu.

"Tidak appa tidak setuju! Mau bagaimanapun kau harus menikah dengan Irene kalian harus menikah apapun alasannya! Keluarganyalah yang membantu kita selama ini,dan appa juga sudah berjanji kepada appanya untuk menjodohkan kalian!"ucap appamu menaikkan nada suaranya.

"Jadi hanya karena appa berhutang Budi pada keluarganya,appa rela mengorbankan kebahagiaanku anak kandung kalian sendiri?!"ucapmu emosi.

"Terserah kau ingin menganggapnya apa tapi kau tetap harus menikah dengan Irene!"bentak appamu.

"Aku benci kalian!"bentak mu dan pergi dari ruangan appamu.

Brakk!!

Kau membanting pintu dengan keras
Kau turun menghampiri Y/n tapi dia sudah tidak ada.

"Dimana Y/n!"ucapmu menahan emosi.

"Eoh sudah selesai sayang? Y/n tadi dia pulang duluan oppa nya meminta dia untuk pulang"jelas eomma.

"Tidak mungkin Y/n pergi tanpa berpamitan denganku! Pasti eomma yang menyuruhnya pergi!"ucapmu menahan emosi.

"Tidak sayang dia-"ucapan eommamu terpotong.

"Eomma sama saja dengan appa aku benci kalian!"bentak mu sambil keluar dari rumah.

Kau langsung menjalankan mobilmu menuju rumah Y/n.

End Taehyung Pov.

Back to Y/n.

Kau terus berjalan dan menangis deras,sungguh miris jalan cintamu dengan Taehyung.

"Kenapa Tuhan memberikan cobaan sebesar ini aku bukan wanita kuat Tuhan"ucapmu dan tangisanmu pecah.

"Aku benci hidupku,tidak ada yang mendengarkan isi hatiku aku lelah Tuhan akhiri ini semua ku mohon"teriakmu.

Saat itu kau berada di jembatan menenangkan diri,kau tidak berniat bunuh diri seberat apapun masalahmu kau tidak pernah berfikir sependek itu jembatan itu tempat favoritmu menangkan diri karena,tempatnya sepi. Sudah cukup lama kau berada disana kau memutuskan pulang dengan menaiki bus.

Skip sampai rumah..

Kau melihat Taehyung sudah berada di depan rumahmu.

Kau masuk ke dalam rumahmu tanpa memperdulikan Taehyung.

"Sayang kenapa? Kenapa tidak berpamitan? Kenapa kau meninggalkanku?"ucapnya sambil menahan tangamu.

"Lepaskan! Aku lelah"ucapmu.

"Apa yang eomma bicarakan padamu? Aku tahu kau pergi bukan karena Jimin hyung menyuruhmu pulangkan? Jawab aku"ucapnya.

"Bukan urusanmu lebih baik pergilah aku tidak ingin tersakiti lagi karenamu Taehyung"ucapmu suaramu bergetar.

"Jujur padaku aku tahu semuanya!"ucapnya.

"Oke! Semua yang kau katakan benar! Puas?!"ucapmu sambil menangis deras kau tidak kuat menahan airmatamu.

Taehyung mendekapmu tangisanmu pecah di pelukan Taehyung.

"Aku ingin kita putus akhiri hubungan ini tae"ucapmu lirih .

"Tidak apa maksudmu! Kita akan menikah aku tidak ingin kita putus!"ucapnya melepas pelukanmu menatapmu intens.

"Kumohon Taehyung tinggalkan aku menurut lah pada orang tuamu jika kau benar-benar mencintaiku"ucapmu bergetar.

"Tidak aku tidak akan meninggalkan mu kau sumber kebahagiaanku! Kau yang merubahku! Kau hidupku Y/n"ucapnya memelukmu erat.

"Taehyung ku mohon jangan seperti ini jika memang kita berjodoh suatu saat kita akan bersama lagi"ucapmu membelai pipi Taehyung.
.
.
TBC

I Need YouTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang