29

882 47 0
                                        

Jangan lupa vote:)

"Oppa!!!"

"Niel appa!!!"

"Daniel oppa!"

Daniel ambruk di pelukanmu dengan bersimbah darah akibat timah panas yang menembus dadanya bajumu ikut memerah terkena darah segar Daniel yang mengalir.

Senyuman kepedihan terukir jelas di bibir manisnya. Kau hanya terisak menatapnya yang tersenyum ke arahmu.

"M-maafkan a-aku s-sayang m-mungkin i-ini sudah seharusnya a-aku men-cintaimu t-teruslah b-b-bahagia akhh"ucap Daniel terbata-bata menahan sakit

"Tidak oppa ku mohon bertahanlah demi aku demi Ryeon ku mohon aku mencintaimu hiks hiks Ryeon masih membutuhkanmu hiks ku mohon bertahanlah"ucapmu menangis terisak

"Neil appa jangan tinggalkan Ryeon hiks hiks Ryeon janji akan menjadi anak yang baik hiks"ucap Ryeon memeluk Daniel

"M-maafkan appa s-sayang a-appa harus pergi jaga e-eomma ne?"ucap Daniel memebelai pipi Ryeon menghapus airmatanya dengan tangan yang gemetar

"Tidak oppa kau kuat ku mohon hiks hiks"ucapmu memepererat pelukanmu

"Siapapun tolong panggil ambulan!"bentak mu

"Kenapa kalian diam saja cepat panggil ambulan!"ucapmu membentak lagi karena tidak ada yang bergerak dari tempatnya

"S-sayang a-aku pergi ya. Jaga d-diri kalian b-baik b-baik shh a-aku menyayangi k-kalian"ucap Daniel dengan wajah yang sudah pucat

"Oppa tidak! Jika kau pergi aku akan membencimu aku akan meninggalkanmu!"bentak mu dengan airmata yang masih mengalir deras

"Niel appa jangan pergi hiks nanti tidak ada yang menemani Ryeon bermain tidak ada yang menyayangi Ryeon lagi nanti tidak ada yang menjaga eomma nanti tidak ada yang membela Ryeon jika di marahi eomma nanti Ryeon tidak punya appa lagi hiks hiks"ucap Ryeon memeluk erat Daniel sambil menangis

"M-maafkan a-appa s-sayang appa tidur dulu ne appa l-lelah s-sayang. J-jangan khawatir tae-Taehyung appa a-akan menjagamu se-selamat t-tinggal"ucap Daniel lalu menghembuskan nafas terakhirnya di pangkuanmu

"Tidak oppa! Bangun! Oppa ku mohon! Buka matamu! Kang Daniel buka matamu! Aku bersumpah akan membencimu jika kau tidak membuka matamu! Oppa!"ucapmu membentak sambil memukul-mukul dada Daniel.

"Niel appa hiks hiks"ucap Ryeon memeluk Daniel sambil menangis

Semua yang berada disana hanya menunduk menyaksikan kejadian itu. Termasuk Taehyung ia menunduk hatinya terasa tertusuk ribuan anak panah melihatmu dan Ryeon menangisi kepergian Daniel. Sebegitu berharganya kah Daniel di hidupmu?

Sedangkan Irene merasa bersalah karena ia telah salah sasaran tangannya menutupi mulutnya yang terbuka melihat seseorang yang sangat baik padanya meregang nyawa di hadapannya karena perbuatannya tak sadar satu air mata lolos dari matanya.

"Apa kau sudah puas?! Sudah puas kau membuatku menderita?! Kini aku kehilangan suamiku! Dan Ryeon kehilangan appanya! Semua ini karena kau Taehyung-ssi aku membencimu!"bentak mu menatap tajam Taehyung dan Irene yang sedang mematung.

Taehyung hanya menunduk tak berani menatapmu. Kemudian Irene mengambil kesempatan itu untuk kabur ia sangat cerdik ia berlari ke atap gedung itu meninggalkan anak buahnya disana sudah terdapat helicopter yang terparkir menunggunya.

Semua kelolosan tidak ada yang berhasil menangkapnya. Akhirnya ambulan datang membawa mayat Daniel ke rumah sakit untuk ditindak lanjuti.

Kau masih menangis terisak disana saat hendak memasuki ambulan untuk menemani Daniel langkahmu terhenti saat Taehyung menarik tanganmu. Dan menyuruh ambulan itu berangkat.

I Need YouTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang