.
.
.
.
.
.
.
.
.
Tidak mengapa kamu tumbuh dari luka. Kekeliruan besar jika kamu terus menumbuhkan luka tanpa ada upaya untuk mengobati. Menghindar pun sama saja mengakarkan luka yang terus meradang.
Aku tahu, luka itu menyakitkan. Apalagi jika sampai membekas.
Namun, luka memang mengajarkan betapa kamu bisa jadi sosok yang lebih kuat.
.
.
.
.
Jadi
Sudah siap jadi penakluk luka?
Atau
Justru kamu yang ditaklukan oleh luka?
.
.
.
.
.
Itu tergantung pilihanmu. InsyaAllah siapapun bisa jadi pemenang.
KAMU SEDANG MEMBACA
Orbit Kepada Hujan
Poetry#57-sastra(11/05/18) Melalui aksara, ingin kusampaikan manuskrip hati yang sempat tertahan. Berharap pesan yang tersurat maupun yang masih berwujud kabut dapat mendarat di gang-gang kecil kehidupanmu. Entah melewati jalanan yang dibasahi rintik awan...
