Rintihan hujan datang kembali, akhirnya aku bisa menikmatinya kembali, titik hujan yang pelan pelan membasahi wajahku, sejuk yang kurasa.
Akhir nya aku kembali Berdamai dengan Hujan yang sempat kubenci, namun aku sadar membenci hujan sama hal nya melukai diri sendiri.
Akhirnya aku Berdamai dan menikmati tiap tetesan hujan, aku kembali mengingatmu dan mengingat kenangan kita.
Mungkin benar sekarang kita telah berbeda, aku dan kamu takkan bisa menjadi kita aku sadar itu hal yang mustahil bagi aku dan kamu.
Tapi tak ada salah nya kan jika kenangan itu terus hadir dan hidup dan dalam duniaku, meski aku belum bisa membuka lembaran baru namun mengingat kenangan kita aku Sangat bahagia.
Menyesal? Tidak aku tak pernah menyesal dengan takdir yang saat ini aku jalanin, semua aku terima apa adanya. Begitu juga dengan tidak adanya dirimu
Hadirmu dalam Duniaku layaknya pelangi yang kian hadir dengan warna warni namun hilang sedikit demi sedikit.
Meskipun seperti itu aku sangat bahagia tak ada yang harus di sesali biarkan takdir berjalan dan biarkan waktu menjawab.
Benci? Tidak aku tidak membenci, meski terluka, meski kecewa tapi aku tak pernah membenci dirimu untukku kau tetap yang terbaik.
Meskipun jalan cerita kita tak semulus yang kita harapkan, aku harap aku maupun kamu dapat belajar dari pengalaman satu sama lain.
Karna setiap apapun yang terjadi ada pembelajaran di dalam nya, bahkan banyak makna dalam setiap kejadian yang kita lewati. Jangan pernah menyesal dengan keadaan apa lagi takdir Terimalah dan nikmati karena dari sana dirimu dapat terkuatkan
Terimalah kenyataan ini, relakan kita yang tak bisa bersatu, Tuhan hanya mempertemukan kita bukan menyatukan kita.
KAMU SEDANG MEMBACA
Kamu dan Hujan [SELESAI]
RomansaTeruntuk kamu dan aku yang tak akan menjadi kita.. Ku tulis cerita kita yang telah usai agar menjadi kenangan yang takkan pernah usai Walau ditelan waktu.. •Karya ini di lindungi UU No. 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta.
![Kamu dan Hujan [SELESAI]](https://img.wattpad.com/cover/206485200-64-k989430.jpg)