chapter 03; sweet

999 153 13
                                        

"you are my sun,my moon, and all of my stars".

***

Jam menunjukkan pukul setengah delapan malam dan yerim masih duduk termenung di halte. Entah, apa yang sedang dipikirkan nya dia sudah melewatkan dua bus yang akan membawa nya ke rumah. Yerim menghela nafas nya memikirkan sang kekasih yang tidak kunjung menghubungi nya sejak kemaren malam, bahkan bertemu saja baru tadi saat di sekolah, itu pun hanya saling bertukar senyum.

"mau sampai kapan kau disini kim yerim?" yerim menoleh

"jungkook" gumamnya

"kau sudah melewatkan dua bus yang akan membawamu kerumah, sebenarnya apa yang kau pikirkan..," tanya jungkook dengan nada lembut nya sambil memakaikan jaket ke pundak yerim

"tidak ada" balas yerim mengalihkan pandangan kearah lain untuk menghilangkan kegugupan nya.

Jungkook masih betah memandang wajah cantik sang kekasih yang mungkin sebentar lagi akan mengeluarkan rona kemerahan di pipi nya karena terus menerus dipandang jungkook.

"cantik" gumam jungkook pelan yang masih terdengar jelas di telinga yerim.

"apa kau berkata apa?"

"tidak..," Jungkook melihat jam tangan nya, "masih ada waktu, ayo berjalan jalan" ajak jungkook menarik pergelangan tangan yerim dan menautkan nya di sela sela jari nya.
Yerim hanya bisa tersenyum bahagia,sudah lama dia tidak merasakan bagaimana hangat nya tangan jungkook.

"eum.. Jung kita mau kemana"

"sungai han? Sepertinya tidak buruk" balas jungkook dengan senyum manis nya

Disini lah mereka di tepian sungai han berjalan beriringan tanpa alas kaki dan tautan tangan mereka yang masih menyatu dan berhenti menatap hamparan air yang membentang luas.

"jung, terima kasih sudah membawa ku kesini"

Yerim tersenyum, jungkook menoleh menatap sang gadis yang masih setia dengan senyuman manis nya.

"yerim-ah, maafkan aku"cicit jungkook, ia rasa memang sudah seharusnya jungkook meminta maaf karena telah menyakiti gadis di sampingnya.

Yerim menoleh, "maaf untuk apa?"

"kejadian di lorong tempo hari..,"

Yerim menghela nafas nya, "kau tidak perlu meminta maaf, lagipula aku tidak berhak mengatur harus dengan siapa kau berteman," yerim memaksakan senyum nya, "perasaan itu tidak bisa dipaksakan—jika kau masih menyukainya akupun tidak melarang, jung."

Jungkook menoleh dipandang nya wajah yerim dari samping.


Yerim tersenyum, jungkook menoleh menatap sang gadis yang masih setia dengan senyuman manis nya.

"yerim-ah" merasa terpanggil yerim menoleh menatap mata jungkook yang juga menatap nya, mata nya yang bulat bola mata yang indah dan juga paras wajah nya yang tampan.

Dalam sepersekon detik tubuhnya dibawa ke dalam dekapan hangat tubuh jungkook,hangat.hangat sekali. Seakan yerim tidak ingin melepaskan barang sedetik pun. Jungkook memeluk dengan begitu erat nya menghirup aroma yerim yang sangat khas yang mampu membuat dirinya merasa lebih baik.







"i am happiest when i'm right next to you"

•••

-TBC-

Sejujurnya aku baper pas nulis ini hehe.

Jangan lupa vote sama comment nya zheyenk.

Thank u💙

 When I Am GONE Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang