"so many people love you, don't focus on the people who don't."
***
"oh, jungkook-ah sedang apa kau disini?"
Jungkook menoleh ke arah sumber suara.
"in ha? Sedang apa kau disini?"
"ck, Bukannya aku yang bertanya duluan kepadamu, bodoh!" in ha berdecak kesal. "ku baru tau ternyata lelaki macam kau ini bisa duduk termenung disini."
"memang nya kenapa kalau aku duduk termenung disini, apa ada yang salah."
"tentu saja! Seumur hidup ku aku tidak pernah melihat laki laki bernama jeon jungkook termenung dengan wajah yang lesu" katanya meremehkan
Jungkook mendengus, "apa kau baru saja meremehkan ku." melirik gadis di sebelahnya dengan senyum tipis yang terpatri di bibir nya.
"aku tidak meremehkan baru saja aku berbicara fakta"
"ya, terserah mu saja lah. Kau dari mana?"
"aku baru saja dari rumah yerim dan melihatmu"
Jungkook menunduk mengulang kejadian yang barusan terjadi padanya.
"oh iya, kau tidak bertemu dengan yerim tadi? Tadi aku bertemu dengan jaehyun sunbae di rumah yerim, dan kau tahu wajah jaehyun sunbae banyak luka. Haish! Kalau saja aku tau siapa yang membuat jaehyun sunbae terluka ku pastikan tulang tangan dan kaki nya patah."
Jungkook meringis "aku yang melakukannya" lirih nya
"APA!?" pekik in ha menoleh kearah jungkook dengan tatapan sinis nya. "oh jadi kau yang merusak wajah tampan nya, hah?! Kau benar benar keterlaluan." in ha langsung menghujani jungkook dengan pukulan mematikan nya.
"aw!yak! Sakit! Haish! Berhenti!" ampun nya. "kau memang wanita tidak berperikemanusiaan."
"dan kau laki laki yang tidak berperikemanusiaan."
***
"kalau begitu aku pulang dulu, bibi" pamit jaehyun kepada nyonya kim
"ah iya, hati hati ya." sahut nya dari arah dapur
Yerim mengantar jaehyun sampai luar apartemen nya.
"sunbae tidak apa apa pulang sendiri?"
"tidak apa apa, sudah lebih baik kau masuk ke dalam di luar dingin sekali."
"baiklah, kalau begitu aku masuk duluan" balasnya tersenyum manis
Jaehyun memastikan yerim sudah benar benar masuk ke dalam gedung apartemen yang yerim tempati. Lalu, ia pergi meninggalkan tempat itu.
"berbahagialah yerim, masih banyak orang yang peduli dan sayang padamu, aku berjanji dengan diriku sendiri agar aku bisa melindungimu." lirih nya sebelum benar benar pergi.
-TBC-
Maaf ya kalau part ini mungkin agak mengecewakan:(
Maaf juga kalau udh nunggu lama
Sungguh tugas kuliah sekarang diganti online jadi seminggu non stop, always mengerjakan tugas.
Maaf kalau nanti aku update nya lama, jeongmal mianhae yeorobun (╥﹏╥).
Stay healthy ya kalian semua💚
Notes: aku bakalan up lagi setelah 20 vote ya gais:) aku usahain part selanjut nya tidak akan mengecewakan kalian, buat yang udah nunggu lama. Dan yang pastinya bakal aku panjangin part nya.
Staytune!
Thank u💙
KAMU SEDANG MEMBACA
When I Am GONE
Fanfiction[ON GOING] Jeon jungkook pria yang tidak tahu cinta dan perasaan nya sendiri membuat dia menyesal telah melepaskan cinta nya hanya karena perasaan nya yang terbilang masih abu-abu. Jangan terlalu memaksakan diri terlihat kuat, karena bertahan diant...
