chapter 11; what should i do? (2)

576 85 13
                                        


Jungkook membulatkan mata nya tak percaya dengan apa yang dikatakan yerim aku tidak mau bertemu dengan mu sampai aku mati sekalipun, aku membencimu. Apa sebegitu benci nya kah yerim kepada dirinya.

"apa kau bersungguh-sungguh dengan kata kata mu itu yerim-ah? Apa kau tidak ingin memberikan aku kesempatan kedua? Apa kau terus membela bajingan itu?"

Yerim menghentikan jalan nya.kaku. kaki nya entah kenapa tidak bisa digerakkan sesenti pun. Kenapa kata kata jungkook seakan akan menusuk ke lubuk hati nya. Apa ia salah ingin membuka hati untuk jaehyun? Dan kenapa omongan jungkook seakan membuktikan bahwa ia akan  tersakiti untuk yang kedua kalinya.

Yerim membalikkan badannya menatap kedua mata jungkook yang terlihat berkaca kaca menahan liquid bening. Kenapa jungkook seakan meyakinkan dirinya untuk tidak menerima jaehyun dan meyakinkan ia untuk menerima jungkook kembali.

"kesempatan kedua itu tidak ada asal kau tau, aku pun tidak tau kau mencintai ku atau tidak. Kalau kau ku beri kesempatan kedua pun dan hasilnya hanya aku disini yang berjuang bukankah aku akan terlihat seperti wanita yang bodoh. Mencintai orang yang bahkan ia pun tidak mencintaiku sama sekali"

Jungkook menelan saliva nya susah payah mencerna kata kata yang dilontarkan yerim. Yerim benar untuk apa mempertahankan seseorang yang tidak mencintaimu sama sekali. Berarti semesta mengatakan bahwa jungkook harus menyerah dan merelakan wanita yang mungkin akan jadi pendamping hidup nya kelak.

Jungkook bukannya tidak mencintai yerim ia hanya bingung perasaan nya sekarang adalah cinta atau hanya ingin memiliki, bukankah perbedaan nya sangan tipis. Jika dibilang jungkook nyaman berada dekat yerim seakan ia merasa teristimewakan oleh yerim. Baiklah, mungkin sekarang ia harus bisa melepaskan yerim dan kembali dengan jalan hidup masing-masing.

"baiklah, kalau itu mau mu aku akan melepaskan mu. Hidup berbahagialah yerim-ssi."

Jungkook berbalik, Yerim menatap nanar punggung jungkook yang mungkin sebentar lagi akan menghilang dari hadapannya. Mulai sekarang ia harus bisa mengikhlaskan apa yang tidak harus ia milikki.

"yerim-ah"

Yerim menoleh menatap jaehyun dengan tatapan sendu. "ayo sunbae, aku akan mengobati mu di apartemen ku" yerim menuntun jaehyun ke unit apartemen nya yang tidak begitu jauh hanya butuh lima menit untuk sampai.

"aku pulang" yerim menuntun jaehyun untuk duduk di sofa yang terletak di ruang tamu. "oh, yerim-ah kau sudah pulang? Ow. Dan siapa yang kau bawa yerim-ah?"

"haish, ibu tanya satu satu. Ini sunbae di sekolah ku bu tadi ada kejadian kecil saat ingin mengantarkan ku ke apartemen."

"kau tidak apa apa nak? Bagaimana bisa Wajah tampan mu jadi jelek seperti ini" kata ibu yerim khawatir melihat setiap inci wajah jaehyun yang dipenuhi luka lebam.

"ah, ini tidak apa apa bibi. Hanya luka kecil biasa"

"wah, kecil katamu. Lihat! Wajahmu seperti monster. yerim-ah ambil kotak p3k nya di samping nakas ibu nak" jaehyun tertawa mendengar candaan wanita setengah baya ini.

"baiklah, ibu."

Yerim kembali dengan kotak p3k di tangannya mulai mengobati jaehyun dengan teliti. Jaehyun pun melihat setiap inci wajah yerim yang telaten mengobati luka nya.

"tidak usah terlalu dipikirkan yerim-ah, kau hanya perlu melupakannya"

"ya, aku tau."

***

Disini lah jungkook berdiam diri di tepian sungai han menikmati udara dingin yang mulai menusuk kulit nya. Bagi nya itu tidak sebanding dengan apa yang ia alami saat ini hati nya panas berbanding terbalik dengan cuaca seoul saat ini. Jadi ini yang namanya sahabat bisa dikatakan musuh dalam percintaan menusuk teman sendiri dengan mengambil apa yang ia inginkan. Setelah dipikir ternyata Sahabat tidak setulus apa yang ia kira, sahabat bisa saja berbuat licik seperti jung jaehyun keparat tidak tau diri. Bahkan aku terlihat seperti pengecut sekarang tidak bisa berbuat apa apa. Apa yang harus kulakukan. Jungkook mengacak surai nya.frustasi.

"oh, jungkook-ah sedang apa kau disini"

-TBC-

karena sudah melebihi vote yang dijanjikan aku update lagi..

Bagaimana chingu?

Kok aku malah pengen jaehyun ama yerim ya wkwk

Jangan lupa vote sama komen nya ya...

Aku bakal update lagi kalo udh lebih dari 30 vote ya😌

Thank u💙

Thank u💙

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
 When I Am GONE Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang